Pelatihan AI Ignition Indonesia Perdana Digelar di Mimika, Lahirkan Duta-duta Pembangunan AI


TIMIKA, KONTENMIMIKA.com – Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia menggelar Pelatihan AI Ignition Indonesia di Mimika. Kegiatan ini berlangsung di Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis, 30 April 2026.

Pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini diikuti oleh 277 peserta yang terdiri dari mahasiswa, siswa-siswi sekolah dan pelaku usaha di Kabupaten Mimika.

Bupati Mimika Johannes Rettob yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan sumber daya manusia Mimika menghadapi era digital yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kompetensi tinggi.

Pelatihan ini, jelasnya, tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus menghasilkan kemampuan nyata dan terukur. Ada tiga hal penting yang ditegaskan Ananias, yaitu kedisiplinan peserta yang mengharuskan mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, aktif, dan bertanggung jawab.

“Kesempatan ini adalah investasi besar bagi peningkatan kapasitas diri,” ujarnya.

Selanjutnya, pelatihan ini juga diharapkan memiliki output yang jelas bagi peserta. Setiap peserta harus mampu menunjukkan peningkatan kompetensi, menghasilkan karya dan gagasan, atau minimal memiliki pemahaman yang dapat langsung diterapkan dalam tugas dan fungsi masing-masing.

Berikutnya, implementasi menjadi kunci pascapelatihan. Ilmu yang didapat harus dapat ditindaklanjuti, baik dalam bentuk inovasi pelayanan publik, peningkatan kinerja organisasi, maupun pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung pembangunan di Mimika.

“Yang terakhir, menjaga etika dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Kemajuan teknologi harus diiringi dengan integritas. Gunakan AI untuk hal yang produktif, bermanfaat, dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

 

Pemerintah Kabupaten Mimika, kata Ananias, menaruh harapan besar kepada seluruh peserta kegiatan, karena peserta pelatihan merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan arah kemajuan daerah.

Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Buktikan bahwa pelatihan ini memberikan dampak nyata,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua, Velix Wanggai, mengatakan Timika merupakan lokasi pertama pelaksanaan pelatihan AI di Tanah Papua. Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, PTFI, dan Google.

“Timika adalah pilihan pertama di Tanah Papua. Kami berkolaborasi dengan PTFI, Google, dan Pemkab Mimika,” ungkap Velix.

Kolaborasi ini, jelasnya, merupakan bentuk pendekatan transformasi pembangunan di Tanah Papua. Pembangunan di Tanah Papua tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, oleh karena itu dibutuhkan kerja sama dengan instansi strategis lainnya untuk membangun Papua yang cerdas, sehat, dan produktif melalui kegiatan ini.

Pelatihan ini diharapkan dapat menghadirkan terobosan-terobosan baru dalam membangun Tanah Papua. Pembangunan di era digital saat ini tidak lagi hanya menggunakan cara konvensional, tetapi melalui cara baru, desain baru, dan pendekatan baru.

Seluruh peserta pelatihan ini, jelasnya, akan diberikan sertifikat bertaraf internasional dari Google Indonesia.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, PTFI, dan Google Indonesia,” tutupnya.

Kegiatan dibuka oleh Velix Wanggai didampingi Asisten Setda Pemkab Mimika Ananias Faot, Vice President Community Relation PTFI Engel Enoch, Technical Expert External Communication PTFI, Kerry Yarangga, dan pejabat lainnya. (nls)

Berita Terkait

Top