Dewan Tenawe Minta Prioritas Job Fair 2023 Bagi Pencaker OAP, Labeti dan KTP Mimika
TIMIKA, KontenMimika.com – Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Yustinus M. Tenawe mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah, melalui program Satgas Pengangguran Papua Tengah, menggelar Exhibition and Job Fair 2023 di Timika.
Menurutnya, ajang pencarian pekerjaan itu perlu ditentukan prioritas penerimaannya, yaitu bagi pencari kerja (pencaker) Orang Asli Papua (OAP), kemudian untuk warga lahir besar Timika (labeti) dan warga nusantara yang sudah ber-KTP domisili Mimika.
“Pada prinsipnya, untuk saya sendiri sebagai Anggota Dewan sangat mendukung dengan langkah yang dibuat oleh pemerintah ini. Jadi ke depan harus dinomor-satukan atau diutamakan adalah pencari kerja (pencaker) OAP, Labeti, dan yang ber-KTP Mimika,” ujar Legislator Pengganti Antar Waktu asal Partai Nasdem itu.
Lagi kata Tenawe, pagelaran pencarian pekerjaan yang digelar secara terbuka itu dinilainya sangat baik. Hal ini agar jangan sampai rekrutmen pekerja di perusahaan dilakukan tertutup sehingga menimbulkan kecurigaan tertentu, apalagi terkait dengan isu penerimaan tenaga kerja yang berasal dari luar daerah Mimika. Seharusnya yang menjadi prioritas adalah dari dalam Kabupaten Mimika, sehingga menurunkan angka pengangguran di Kota Dollar ini.
“Dan harus punya perhitungan untuk penerimaan pencaker, minimal OAP berapa persen, Labeti berapa persen dan ber -TP Mimika berapa persen. Jangan sampai mereka jadi penonton saja,” tutupnya.
Adapun kegiatan Exhibition & Job Fair 2023, digelar 3 hari mulai tanggal 7 sampai 9 November 2023, bertempat di Horizon Diana, Jalan Hassanudin. Kegiatan ini merupakan langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah, melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah, bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika dalam upaya mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Mimika.
Tercatat sebanyak 400 lowongan kerja dibuka oleh 131 perusahaan dalam Job Fair kali ini. (Tra)
+++++++++++++++++++++++++++++++++++






