Dewan Dolfin Beanal Minta Pemkab, Freeport, YPMAK Dukung Wisata Pendakian Kelas Dunia di Bawah Perusahaan Lokal Suku Amungme


Timika, KontenMimika.com – Yayasan Wisatari Alam Papua (YWAP) berkolaborasi dengan Tim Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Pusat dan BASARNAS Timika dalam melengkapi skil Pemandu Wisata Pendakian Puncak Nemangkawi/ Cartenz Pyramid.

Pelatihan dilaksanakan di Kantor Basarnas Timika, Sabtu 27 September 2025, melibatkan sebanyak 32 pemandu wisata lokal Amungme yang bernaung di bawah PT WPN (Wisata Puncak Nemangkawi) dari YWAP).

Ketua Harian DPP APGI Pusat, Ruslan Budiarto mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari misi APGI untuk mengembangkan wisata pendakian gunung di Papua Tengah.

Keberadaan Puncak Cartens atau Gunung Nemangkawi merupakan potensi besar wisata pendakian dari Mimika. SDM di Mimika perlu dipersiapkan sehingga bisa ikut dalam peluang Wisata Pendakian.

“Pelatihan seperti rapling (kegiatan menuruni ketinggian secara vertikal dengan menggunakan tali dari atas ke bawah), serta ada simulasi evakuasi korban,” ujarnya.

Ruslan berharap stakeholder di wilayah Mimika dapat berkolaborasi dengan YWAP dalam mengembangkan wisata yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat lokal khususnya suku Amungme.

Sementara itu, Pembina yayasan YWAP, Dolfin Beanal yang juga anggota DPRK Mimika mengatakan, puluhan SDM Amungme ini sebelumnya telah menerima sertifikat dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI sebagai lisensi resmi untuk terlibat dalam pelestarian dan pengelolaan wisata pendakian Puncak Nemangkawi Cartenz Pyramid.

“Ini pelatihan profesional dari APGI untuk memperlengkapi skil pendakian anak-anak Amungme ini. Untuk kondisi alam, mereka sudah menyatu dengan alam, karena tu tempat tinggal kami orang Amungme,” sebutnya.

Dolfin meminta dukungan dari Pemerintah melalui Dinas Pariwisata Mimika, serta dari Freeport dan YPMAK agar potensi wisata pendakian gunung Nemangkawi bisa berkembang di bawah naungan wadah orang suku amungme sebagai pemilik gunung.

“Ke depannya kami berharap dinas wisata, Freeport juga YPMAK kiranya bisa fokus melihat ini. Barang (gunung) di atas kan kita punya. Kami sudah mendirikan perusahaan, secara resmi untuk kembangkan wisata pendakian ini,” katanya.

Ia juga mengajak para pemandu dari luar sebelumnya untuk bergabung dengan WYAP dalam mengembangkan potensi wisata kelas dunia ini.

“Juga kepada pemandu yang lain, yang sembunyi-sembunyi, mari ini anak-anak negeri punya tempat. Yayasan ini di dalamnya ada PT WPN, terbuka untuk menerima teman-teman. Mari bergabung di perusahaan yang resmi Anak Amungme. Yang lalu biar berlalu, mari kita bergandengan tangan,” ajaknya.

Anggota DPRK Mimika Dolfin beanal menambahkan, para pemandu pendakian wisata gunung Nemangkawi atau gunung Cartens bisa menjadi tenaga potensi SAR sehingga dapat terlibat dalam misi kemanusiaan bila dibutuhkan.

Dolfin berharap wisata pendakian Puncak Nemangkawi Pyramid Cartens ini semakin dilirik para wisataman domestik dan bahkan luar negeri di bawah pemanduan dari warga lokal suku Amungme.

“Ini wisata kelas dunia. Salah satu dari 7 gunung tertinggi di dunia, ada di sini. Dengan pengembangan wisata pendakian Puncak Nemangkawi ini, mengurangi angka pengangguran dan membawa pendapatan asli daerah Mimika,” tandasnya. (Admin)

 

Berita Terkait

Top