Di Mimika Internet Down Membunuh Sendi-sendi Ekonomi dan Aktifitas Masyarakat, Forum Pelanggan Sampaikan 11 Poin Hingga Ancam Demo
Timika, KontenMimika.com – Jaringan internet yang mengalami gangguan membunuh Sendi-sendi Ekonomi dan Aktifitas Masyarakat. Ini tema yang diangkat Forum pelanggan dan konsumen Telkom dan Telkomsel Mimika.
Masalah gangguan jaringan internet sudah berlangsung sejak pertengahan Agustus hingga September 2025 di Timika.
Perkara ini meresahkan seluruh masyarakat Mimika khususnya pelanggan wifi Indihome dan pengguna internet data Telkomsel (Simpati, As, dan Kartu Halo).
Usaha online warga merugi, transportasi online mandeg, belajar siswa amburadul dan hiburan serta informasi tidak bisa dinikmati warga Mimika. Padahal sudah bayar dengan isi pulsa dan bayar tagihan wifi. Miris!
Parahnya, internet putus ini sempat terjadi di momen HUT RI yang ke-80 di tanggal 17 Agustus kemarin. Merupakan kado buruk buat Timika, Papua.
Pada Rabu sore kemarin 10 September 2025, sejumlah warga Mimika mengatasnamakan Forum pelanggan dan konsumen Telkom dan Telkomsel Mimika menyampaikan 11 poin pernyataan sikap. Di Warkop Laskar Ayam Jantan (LAJ), Jalan Kartini, Timika.

Pernyataan sikap dari Forum Pelanggan Telkom – Telkomsel Timika disampaikan masing-masing oleh, Zadrak Rayar, Ridwan Rasad dan Netty Ngamelubun yang secara bergantian membacakan 11 poin Pernyataan Sikap yang ditujukan kepada Telkom dan Telkomsel Timika.
Intinya menyoroti terkait jaringan internet di Timika yang terus bermasalah.
Menurut perwakilan pelanggan, akibat internet mengalami gangguan cukup lama ini telah memporak- porandakan seluruh sendi-sendi kehidupan dan aktifitas masyarakat Mimika.
“Kami mewakili seluruh pelanggan dan konsumen serta seluruh masyarakat kabupaten Mimika yang turut merasakan dampak atau akibat masalah internet di Timika, yang sudah terjadi kurang lebih dua bulan sejak Agustus hingga September 2025. Berharap secepatnya normal kembali,” ujar Zadrak Rayar mewakili pelanggan dan konsumen di Timika.
Selanjutnya, Zadrak Rayar yang membacakan tiga poin pernyataan sikap di antaranya,
1. Telkom- Telkomsel Timika segera benahi jaringan internet (wifi/jaringan seluler), segera aktifkan jaringan internet baik melalui Indihome maupun paket internet seluler.
2. Merealisasikan segera kompensasi atau pergantian pembayaran Indihome dan perpanjangan kuota internet seluruh pelanggang tanpa terkecuali.
3. Pihak Telkom- Tekomsel Timika segera menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan melalui nomor kontak masing-masing (tidak hanya melalui media) dan melalui pengeras suara mobil keliling ke seluruh penjuru kota Tmika.
Seorang pelanggan lainnya, Ridwan Razad yang membacakan poin 4 hingga 7 di anataranya,
4. Sebagai bentuk tanggungjawab moral terhadap pelanggan, Telkom-Telkomsel menyiapkan atau menyediakan Starling untuk pelanggan untuk mendapatkan akses internet di lokasi atau tempat keramaian bukan di kantor atau instansi tertentu saja.
5. Mempresentasikan realisasi atau program program CSR PT Telkom dan Telkomsel terhadap masyarakat dan lingkungannya sebagai salah satu tanggungjawab dari perusahaan BUMN milik pemerintah.
6. Memperbaiki layanan service dan respon cepat terhadap laporan gangguan bagi pelanggan Indihome yang mengalami masalah gangguan jaringan internet.
7. Mempermudah dan meningkatkan service pelanggan Telkomsel terhadap gangguan atau masalah pelanggan di Grapari Timika, yang selama ini banyak dikeluhkan pelanggan.
Netty Ngamelubun yang juga mewakil pelanggan membacakan poin pernyataan sikap dari 8 sampai 11 di antaranya,
8. Melakukan rasionalisasi terhadap standar harga paket seluler dan tarif pembayaran Indihome yang terkesan memberatkan pelanggan, karena sesungguhnya Tekom dan Telkomsel adalah perusahaan milik negara. Artinya, tidak hanya memikirkan meraup keuntungan saja, tapi bagaimana perusahaan milik negara hadir melalui perusahaan BUMN (seperti Tekom-Telkomsel) hadir dalam memberikan pelayanan terbaik dari pemerintah.
9. Mendesak menteri BUMN RI Erick Thohir, segera melakukan restrukturisasi terhadap pimpinan pimpinan Telkom – Telkomsel dari tingkat pusat – wilayah sampai di kabupaten, termasuk mengevaluasi Kepala Telkom Timika dan Kepala Cabang Telkomsel Timika yang dianggap tidak berhasil dalam melakulan service dan pelayanan secara baik terhadap pelanggan.
10. Mempertanyakan ketegasan Pemerintah Daerah dan DPRK Mimika soal kondisi yang dialami masyarkat Mimika akibat dampak dari masalah internet di Timika yang terjadi selama ini. Begitu juga terhadap kinerja pelayanan dan service seluruh masyarakat Mimika yang notabene adalah pelanggan dan konsumen Telkom-Telkomsel Timika.
11. Apabila pernyataan sikap ini tidak diindahkan, maka kami pelanggan dan konsumen akan melakukan aksi demo ke kantor pemerintahan, DPRK dan kantor Telkom dan Telkomsel Timika.
Forum pelanggan dan Konsumen Telkom dan Telkomsel berharap ada respon cepat dan memberikan jawaban terhadap pernyataan sikap yang disampaikan.
Selain itu, forum juga meminta agar kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten Mimika untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada perusahaan provider jaringan komunikasi selain Telkomsel, untuk masuk Mimika dan mengembangkan operasi usahanya di Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah, sehingga ada kompetitor.
Pernyataan Sikap yang telah disampaikan dari Forum Pelanggan dan Konsumen Telkom dan Telkomsel Timika, selanjutnya akan disampaikan diteruskan atau diserahkan langsung ke PT Telkom dan Telkomsel dalam waktu yang tidak terlalu lama. (Admin)






