Hari Anak Nasional, Wabup Emanuel : Cerminan Masa Depan Mimika dan Indonesia Harus Tumbuh Sehat dan Aman


Timika, KontenMimika.com — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Mimika menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke–41 tahun 2025, pada Rabu 23 Juli 2025.

Kegiatan berlangsung di Gedung Eme Neme Yauware, dengan mengusung tema: ‘Anak Hebat Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045’. Dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Peringatan HAN tahun ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan semua pihak akan pentingnya pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai pondasi mewujudkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Emanuel Kemong mewakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan, anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus, yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh.

Masa depan bangsa berada di tangan anak saat ini. Semakin baik kualitas anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depannya.

“Anak-anak adalah cerminan masa depan Mimika dan Indonesia. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang mereka. Mari kita jadikan momentum Hari Anak Nasional ini sebagai semangat kolektif membangun generasi emas Mimika,” ujar Wabup Emanuel.

Peringatan Hari Anak Nasional di Mimika ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya anak-anak yang kuat, mandiri, dan siap bersaing dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

Lagi kata Wabup Kemong, anak-anak Mimika perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang dengan wajar, baik secara rohani, jasmani maupun sosial.

Di dalam masyarakat terdapat pula anak-anak yang mengalami hambatan kesejahteraan rohani, jasmani, sosial dan ekonomi yang tidak dapat dilakukan oleh anak sendiri untuk memperbaikinya.

“Sejak disahkannya Undang Undang Tentang Kesejahteraan Anak, pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan anak. Dan untuk mengoptimalkannya perlu adanya kepedulian dari semua pihak,” sebutnya.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), anak-anak Indonesia yang berjumlah 79,4 juta jiwa atau 28,82% dari total penduduk saat ini memegang peranan strategis ketika 100 tahun Indonesia merdeka di tahun 2045.

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, keluarga dan anak itu sendiri. Untuk sama-sama berbenah dalam rangka mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045.

“Anak adalah calon pemimpin bangsa, yang diharapkan menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter dan dalam suka cita yang bersendikan kepada nilai-nilai moral yang kuat,” tandas Wakil Bupati Emanuel Kemong. (HPMMK/Admin)

Berita Terkait

Top