Kecelakaan Helikopter di Mimika, 4 Orang Tewas
Timika, KontenMimika.com – Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi seluruh penumpang berjumlah 4 orang, yang ditemukan Meninggal Dunia dalam kecelakaan Helikopter Intan Angkasa Air Service PK-IWS yang jatuh di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Evakuasi dengan menggunakan helikopter itu dilakukan hari ini, Kamis 11 September 2025 melibatkan 7 rescuer SAR Timika dan 1 personil TNI.
Kecelakaan udara itu terjadi pada Rabu 10 September sekitar pukul 11.38 WIT, sesuai laporan ATC AirNav Bandara Mozes Kilangin, saat helikopter itu hilang kontak.

Identitas empat korban itu adalah Capt. Eko Puja Sulandano selaku Pilot, Sudirman selaku petugas teknisi atau Helicopter Landing Officer (HLO) beserta dua orang penumpang yakni Anto dan Zulkifli.
Jenazah 4 korban kecelakaan itu telah dievakuasi ke Jila dan selanjutnya diterbangkan lagi ke Timika.
Setelah tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika pukul 13.35 WIT, jenazah langsung dibawa ke RSUD Mimika, guna proses identifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika, Papua Tengah, Charles Batlajery mengatakan operasi pencarian ini berhasil menemukan jenazah para korban yang masih dalam keadaan utuh dan bisa dikenali.
“Dari hasil operasi di lapangan, seluruh korban mudah dikenali secara visual. Hari ini juga kami serahkan kepada keluarga,” ujar Charles.


Diketahui lokasi kecelakaan helikopter jatuh itu berada di jurang dan hutan di kawasan pegunungan antara Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, dengan Distrik Jila, Kabupaten Mimika.
“Kami tidak bisa memastikan apakah itu masuk wilayah Ilaga atau wilayah Jila, tapi lebih dekat ke Ilaga,” sebut Charles.
Meski begitu, proses evakuasi para korban lebih mudah melalui jalur Jila sehingga tim SAR memutuskan untuk mengumpulkan seluruh jenazah para korban di Jila dan selanjutnya diterbangkan ke Timika.

Saat ini tim masih menunggu kehadiran tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dari Jakarta untuk menyelidiki penyebab pasti jatuhnya helikopter nahas itu.
“Berdasarkan informasi dari pilot Heli PK-IWD yang terbang mendahului 10 menit di depan Heli PK-IWS, memang kemarin itu kondisi cuaca kurang bagus,” tandasnya. (Admin)






