Program Makanan Tambahan Bergizi Tidak Dipaksakan, Koga: Makanan Diperiksa Dinas Kesehatan
Timika, KontenMimika.com – Dalam pemberian program Makanan Tambahan Bergizi yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (BBSA) kepada anak-anak SD, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Mimika berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika.
Makanan sudah melewati pemeriksaan oleh Dinkes seperti kandungan gizi dan kebersihannya, baik sebelum dimasak mupun setelah selesai dimasak.
“Jadi sebelum kami menyiapkan, teman – teman dari dinas dia harus periksa dulu makan itu. Sebelum masak maupun setelah masak. Kami tidak tanggung (pemeriksaan). Harus kerjasama dengan mereka. Tidak bisa kami langsung – langsung.,” ujarnya.
Selain itu program murni dari Pemkab Mimika ini bekerjasama dengan guru – guru sekolah dan pihak ketiga.


Program ini merupakan program murni dari Pemerintah Kabupaten Mimika dan tidak berhubungan dengan program Pemerintah pusat yaitu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Koga menjelaskan, untuk ke depan program ini akan dialihkan menjadi pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil dan Balita di kampung – kampung atau kelurahan. Hal ini dilakukan karena sudah adanya program MBG dari pemerintah pusat.
“Berikutnya program ini akan berubah. Mungkin kami fokus di kampung – kampung khusus ibu hamil dengan Balita,” ungkapnya.

Lebih lanjut Koga pun memberikan imbauan kepada guru – guru agar tidak memaksakan program pemberian makanan tambahan bergizi ini kepada orang tua murid yang menolak. Sebab menurutnya hal ini dilakukan karena adanya isu – isu penolakan dari orang tua murid pada program ini.
“Tadi saya sengaja ingatkan kepada guru – guru, kalau memang ada orang tua yang tidak izinkan anaknya untuk makan, ya, lebih baik dari awal kita cegah itu. Tidak dipaksakan, ” tandasnya. (Admin)






