BRI Sulap Usaha ATM Jimmy Jadi Usaha Pertanian, Berujung ….
Timika, KontenMimika.com – Jemmy Mulyono, seorang pengusaha percetakan di Mimika menggugat BRI Cabang Timika gara-gara salah input jenis usaha miliknya.
Usaha ATK dan Komputer milik Jimmy, nama akrab panggilannya, ternyata malah disulap menjadi usaha pertanian kedelai.
Kepada wartawan Jimmy mengatakan, pihaknya menggugat Bank BRI Cabang Timika terkait kredit bank atau pengambilan dana.
Katanya, pihak bank meng-input data yang salah terkait jaminan usaha dimilikinya.
“Usaha saya ATK dan Komputer tetapi malah diinput usaha pertanian kedelai, dimana saya tidak memiliki usaha itu,” ujarnya, Rabu 24 Januari 2024.
Dengan error itu, Jimmy akhirnya melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Kota Timika agar pihak bank dapat memberikan penjelasan.
Jadwal sidang pertama digelar pada, Rabu (24/1/2024) dengan nomor perkara 7/Pdt.G/2024/PN Timika, selaku penggugat Jemmy Mulyono dengan tergugat PT Bank Rakyat Indonesia.
Namun agenda sidang pertama pihak PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Timika, tidak memenuhi panggilan alias tidak berada dalam ruang sidang.
“Mereka tidak datang dan saya minta pihak BRI Timika harus gentle, kalau tidak merasa bersalah silahkan ke PN Timika untuk memberikan statement dan buktinya,” kata Jemmy.
Jimmy, mengaku pihak telah melakukan upaya pendekatan kepada pihak bank terkait, baik melalui pesan WhatsApp dan tatap muka secara langsung. Namun jawaban yang ia dapatkan adalah, ‘tidak bisa’.
“Jadi mereka tidak bisa memberikan keterangan, sehingga saya memilih menempuh jalur hukum agar permasalahan ini segera diselesaikan,” ujarnya.
Tambahnya, selama ini ia sudah sebagai nasabah atau klien yang taat membayar kewajiban. Pada saat ingin mengajukan baru, malah mendapat kendala.
“Saya kaget karena hal ini tidak sepengetahuan saya. Awalnya itu saya mau mengajukan pinjaman ke Bank BRI Timika, dan mereka tidak mau memberikan pinjaman lagi, padahal selama ini cicilan pembayaran tidak pernah telat,”ungkapnya.
Error input data ini membawanya pada masalah yang berujung dirinya tidak bisa membuktikan keberadaan usaha pada pihak bank lainnya. Sehingga pengajuan kredit miliknya tidak bisa diakomodir.
“Saya kecewa. Artinya saya dipersulit Bank BRI untuk mencari pinjaman di bank lain, karena data yang di-input jenis usahanya lain. Yaitu usaha pertanian kedelai, padahal usaha saya adalah menjual ATK dan Komputer,” tandasnya. (D’Min)

-
S e r v i c e Portal KM






