Tiktok Bupati Dukung OPM Viral, PGGM Nyatakan Sikap
Timika, KontenMimika.com – Persekutuan Gereja Gereja Mimika (PGGM) menilai Bupati Mimika merupakan sosok yang berjiwa nasionalis, sehingga beredar viralnya video tiktok yang berisi tentang dukungan gerakan Papua merdeka, adalah suatu hal yang salah.
Demikian dikatakan Ketua PGGM, Pdt. Donal Salima Mahuse, dalam jumpa pers di Cenderawasih 66, Jalan Cenderawasih, Senin 22 Januari 2024.
“Kami tahu beliau adalah pribadi yang jiwanya nasionalis,” ujarnya.
“Ada pengakuan kami PGGM, yang kami berikan, yaitu ‘bapak oikumene’. Bagaimana teman-teman, setuju?” ujar Donal dijawab “Setuju!” dan disambung tepuk tangan para pendeta yang hadir.

Adapun PGGM menyatakan sikap menolak informasi terkait video tiktok milik akun @luna,kiran4 yang memuat konten video Bupati Mimika Eltinus Omaleng (EO) berbicara seakan mendukung gerakan Papua Merdeka.
Per 22 Januari Senin malam, postingan video 7 detik itu sudah dilihat sebanyak 99,5 ribu penonton dan mendapat berbagai macam respon, sejak diupload 4 hari yang lalu (18 Januari 2024)
Donal menilai Bupati EO adalah seseorang yang berjiwa nasionalis dan mendukung kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua jilid 2.
“Berkaitan video tiktok yang berkembang, dengan informasi tentang bupati Mimika yang dibilang mendukung organisasi papua merdeka, kami sangat menolak informasi ini,” ujarnya.
Menurutnya ada beberapa penilaian PGGM mendukung Bupati EO.
“Pertama, (bupati EO) seseorang yang memberikan dukunga penuh bagi kebijakan Pemerintah Republik Indonesia tentang otonomi (khusus) jilid dua dan pemekaran provinsi di Papua,”
“Tidak ada seorangpun pemimpin daerah yang menyuarakan. Orang pertama yang berani menyuarakan itu, hanya satu, kita punya bupati Mimika, bapak doktor Eltinus Omaleng,” sebutnya.

Lagi kata Donal, deklarasi yang dibuat Bupati EO telah membuka seluruh tabir pengakuan orang Papua.
“Dan sebagai orang Papua saya katakan, itu benar-benar berani,”
“Mendukung penuh kebijakan Pemerintah Indonesia, UU nomor 14 tahun 2021, maka tabir Papua terbuka untuk semua orang,”
“Kalau sekarang isu berputar kembali, bagi kami itu tidak benar,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Badan Kesbangpol Mimika, Yan Slamet Purba menyatakan, pihaknya menerima pernyataan sikap PGGM.

“Hari ini tanggal 22 januari 2024, sesuai dengan pernyataan yang dibuat oleh teman-teman Persekutuan Gereja Gereja Mimika, kami Kesbangpol menerima ini sebagai klarifikasi dari PGGM untuk bupati kabupaten Mimika,” singkatnya.
Sementara itu dari Lingkungan Keluarga Nusantara, Max Werluken mendesak aparat keamanan untuk menangkap pemilik akun tiktok bersangkutan untuk diproses hukum.

“Kapolri, Panglima TNI, bahwa saat ini ada oknum tertentu ingin mengacau di Papua. Segera antisipasi video-video yang memecah belah di Papua, karena kita tahu Timika ini barometer untuk keamanan di Papua,” ujar stafsus bupati itu.
“Kita meminta Kapolres untuk segera menghadirkan dan membawa yang bersangkutan yang membuat tiktok itu duduk di kursi peradilan. Polri harus kerja karena itu memecah belah bangsa,” tandasnya. (D’To)



-
Advertisement






