32 Tahun Menanti, Reddy Wijaya Jawab Kebutuhan Warga RT 13 Pasar Sentral
Reddy Wijaya jawab secara swadaya pembangunan jembatan bagi warga RT 13 dan 17 Kel. Pasar Sentral.
Timika, KontenMimika.com – 32 tahun menanti disentuh program pembangunan, Legislator PSI Reddy Wijaya, jawab kebutuhan jembatan warga RT 13 Kelurahan Pasar Sentral.
Kepada media, Pius Namsah warga setempat mengungkapkan, sejak tahun 1992 warga sudah menghuni daerah itu. Namun hingga 2024 ini barulah mendapat sentuhan program pembangunan yang dibawa Reddy Wijaya.
Pius mengaku kesulitan melintasi jembatas kecil yang hanya melewati jalan setapak, untuk beraktifitas setiap hari, ke luar dari tempat tinggalnya untuk ke kota.
Jembatan kayu seadanya di situ pun lapuk, karena bila hujan air sungai meluap. Belum lagi katanya di situ banyak ular.
“Tahun 92 kami sudah ada di sini, sudah 32 tahun, kami merasa terisolasi dari pembangunan. Kendala ada pada jembatan. Jembatan kayu seadanya. Karena di bawahnya sungai, kena air cepat sekali lapuk. Jalannya kecil, untuk aktifitas pembangunan terhambat,” ujar Pius, Sabtu kemarin 27 Januari 2024.

Lagi kata Pius Namsah, atas bantuan itu, mewakili warga sekitar ia mengucap apresiasi terima kasih kepada Reddy Wijaya.
“Kami berharap beliau terus berkarir untuk kabupaten ke depan. Tuhan leluhur merestui perjuangan di caleg,” ungkapnya mendukung Reddy yang maju lagi di Pileg, masih dari Partai PSI di Dapil 3, nomor urut diri 1 (satu).
Senada diungkapkan sesepuh warga, Amandus Welerubun, sekaligus pemilik lahan yang dibangun jembatan itu. Pihaknya berterima kasih atas bantuan tepat sasaran dan fungsi itu.
“Kami jalan di sini, kalau banjir, air naik (meluap menutupi jembatan darurat). Kita sebagai warga di belakang ini, ucapkan terima kasih anak Reddy, kami tidak akan lupakan bantuan ini,” sebutnya.
Sekretaris Komisi A DPRD Mimika, Reddy Wijaya, mengungkapkan dirinya prihatin sebab kendala pembangunan di daerah itu adalah terisolir dari akses jalan raya menuju perkotaan.
“Bantuan ini swadaya saya sendiri. Ini penghubung antara RT 13 dan 17. Di dalam sini sudah ada yang membangun rumah, mereka dorong material lewat jalan setapak pakai gerobak, kasihan,” sebutnya.

Pembangunan jembatan ini sekaligus pemadatan jalan diharapkan dapat memperlancar aktifitas warga sehari-hari.
“Melancarkan aktifitas. Kendaraan roda 4 sekarang sudah bisa melintas,” tuturnya.

Sebelumnya Reddy Wijaya juga mengakomodir aspirasi warga areal belakang Jalan Busiri Ujung, yang rindu mendapat akses yang dekat dengan pusat pelayanan kesehatan.
Lewat Pokir Dewan membuka akses jalan menuju ke Puskesmas Pasar Sentral, karena sebelumnya warga harus putar jauh untuk ke sana. Kini warga lebih dekat lagi dengan tempat pelayanan publik, berkat dedikasi kerja Reddy Wijaya. (D’To)






