Dewan Dolfin Beanal Desak PT PanganSari Buka Akses Vendor bagi Pengusaha Lokal Mimika


KONTENMIMIKA.com, Timika — Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal, mendesak PT PanganSari Utama membuka akses kemitraan vendor secara adil, transparan, dan terbuka bagi pengusaha lokal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta koperasi di Kabupaten Mimika.

Desakan tersebut disampaikan Dolfin melalui pernyataan sikap tertanggal 15 Oktober 2026. Ia menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam peluang usaha yang berkembang seiring aktivitas PT Freeport Indonesia (PTFI), termasuk melalui kemitraan dengan perusahaan penyedia jasa boga, makanan, dan layanan pendukung.

Menurut Dolfin, masyarakat Amungme, Kamoro, dan lima suku kerabat lainnya perlu memperoleh kesempatan lebih luas untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi di daerah sendiri.

Ia menilai, setelah puluhan tahun aktivitas perusahaan berlangsung di Mimika, manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal perlu diperkuat melalui sistem kemitraan yang memberikan kesempatan secara terbuka kepada pengusaha daerah.

“Masyarakat harus merasakan manfaat nyata di tanah sendiri,” kata Dolfin.

Dolfin secara khusus meminta PT PanganSari Utama membuka peluang bagi vendor lokal agar pengusaha daerah dapat berkembang dan mengambil bagian dalam rantai pasok perusahaan.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyampaian informasi mengenai peluang kemitraan, persyaratan menjadi vendor, hingga mekanisme kerja sama. Dengan demikian, pelaku usaha lokal dapat mengetahui prosedur dan kesempatan yang tersedia.

Ancam minta kerja sama dievaluasi

Dolfin menegaskan, jika PT PanganSari Utama tidak membuka akses vendor bagi masyarakat lokal, ia akan meminta PT Freeport Indonesia mengevaluasi kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Ia bahkan mendorong agar kerja sama itu dipertimbangkan untuk dialihkan kepada perusahaan lain yang menerapkan pola kemitraan terbuka dan memberikan kesempatan lebih luas kepada pengusaha lokal.

Selain itu, apabila tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti, Dolfin menyatakan akan meminta pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap persoalan akses kemitraan usaha bagi masyarakat Mimika.

Menurutnya, perluasan kesempatan usaha merupakan bagian penting dalam mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan ekonomi daerah.

Minta pengusaha lokal dilibatkan

Dolfin berharap perusahaan dan pihak terkait membangun pola kemitraan yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan operasional, tetapi juga memberikan ruang bagi pertumbuhan usaha masyarakat setempat.

Keterlibatan pengusaha, UMKM, dan koperasi lokal dinilai penting agar perputaran ekonomi turut dirasakan masyarakat Mimika, khususnya masyarakat Amungme, Kamoro, dan lima suku kerabat lainnya. (trm)

Berita Terkait

Top