Pembangunan dari Kampung ke Kota, Bupati JR Tegaskan Pemerataan Pembangunan
Potowaiburu, KontenMimika.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika di bawah kepemimpinan JOEL (John Rettob dan Emanuel Kemong) sebagai Kepala Daerah Mimika, semakin serius dalam mewujud-nyatakan program Pembangunan dari Kampung ke Kota.
Pada Sabtu 1 November 2025 kemarin, Bupati dan Wakil Bupati Mimika melakukan tatap muka dengan lima kepala kampung di Distrik Mimika Barat Jauh (MBJ).
Kehadiran duo JOEL turut didampingi Komandan Kodim 1710 Mimika, Letkol Inf. M. Slamet Wijaya, serta Anggota DPRK Mimika Herman Gafur, Ester Komber dan para kepala OPD serta Kepala Distrik MBJ Everardus Kukuareyau.
Tak lupa Bunda PAUD yang juga Ketua PKK dan Dekranasda Mimika Ny. Suzy Herawati Rettob dan Wakil Ny. Periana Kulo Kemong.
Pertemuan berlangsung penuh keakraban, menjadi ajang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rettob menegaskan bahwa pembangunan Mimika harus dimulai dari kampung-kampung, terutama daerah pesisir yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.
“Pembangunan dari pesisir ke kota menjadi perhatian khusus kami. Pemerintah tidak boleh hanya melihat pusat kota, tetapi harus turun langsung memastikan kebutuhan masyarakat di kampung terpenuhi,” tegas Bupati.
Sekolah, Rumah Guru, dan Fasilitas Kesehatan Jadi Keluhan Utama

Dalam sesi dialog, para kepala kampung menyampaikan sejumlah keluhan utama masyarakat, terutama terkait fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Warga menilai anak-anak di Distrik MBJ masih membutuhkan sarana belajar yang layak untuk menunjang kualitas pendidikan.
Salah satu persoalan yang mengemuka adalah kurangnya gedung sekolah, minimnya tenaga pendidik, serta ketiadaan rumah guru yang membuat banyak guru enggan bertugas dan menetap di kampung.
Di sektor kesehatan, masyarakat juga mengeluhkan terbatasnya fasilitas dan tenaga medis di lima kampung di Distrik MBJ. Kondisi ini membuat pelayanan kesehatan belum berjalan optimal.
Warga berharap adanya penambahan dan perbaikan fasilitas seperti puskesmas pembantu, tenaga kesehatan, obat-obatan, hingga sarana transportasi untuk rujukan pasien.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Rettob menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk menindaklanjuti keluhan tersebut secara bertahap dan tepat sasaran.
“Kami akan tindak lanjuti. Pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar dan harus menjadi prioritas agar masyarakat di pesisir dapat menikmati layanan yang sama seperti di kota,” ujar Bupati JR.
Penyerahan Bantuan kepada Masyarakat
Usai pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat serta bantuan alat olahraga dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika.
Pertemuan tatap muka ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendengar langsung kebutuhan rakyat di wilayah pesisir. Bupati berharap dialog seperti ini terus dilakukan untuk memastikan pembangunan di Mimika berjalan merata dan berkeadilan.







