Kerukunan Keluarga Madura Mimika Gelar Pengajian Maulid Nabi dan Peresmian Masjid
Timika, KontenMimika.com – Kerukunan Keluarga Madura (KKM) Mimika menggelar acara Pengajian Umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Peresmian Masjid Syechona Cholil, di Jalan Arena Lama, Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah, Jumat 19 September 2025.
Acara ini juga dirangkai dengan pelantikan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Syechona Cholil periode 2025-2029.
Bupati Mimika Johannes Rettob lewat Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dan Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau menghadiri acara ini.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mengatakan, berdirinya Masjid Syechona Cholil merupakan anugerah dan kebanggaan bagi semua.
Menurutnya, masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga merupakan pusat pembinaan umat, pendidikan generasi muda, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan tempat bermusyawarah dalam kebaikan.
“Oleh kerena itu, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memakmurkan masjid ini, agar tidak hanya indah dari segi fisiknya, tetapi juga hidup dengan shalat berjamaah, kajian keilmuan, pendidikan anak-anak, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Emanuel mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memberi kesempatan bagi umat Muslim untuk merenungi kembali ajaran dan teladan Nabi, yaitu menjadi pribadi yang penuh kasih sayang, jujur, adil, dan bijaksana.
Nabi Muhammad SAW hadir untuk membimbing umat dari kegelapan menuju cahaya, serta menegakkan nilai persaudaraan, keadilan, dan kepedulian sosial.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW,” tutup Wakil Bupati Emanuel Kemong.
Sementara itu Wakil Ketua KKM, Rudi Abdulrahman berharap, dengan peresmian Masjid Syechona Cholil sekaligus pelantikan pengurus DKM Masjid, ke depannya dapat bekerja maksimal menyelesaikan pembangunan masjid dan melakukan pembinaan umat dalam bidang kerohanian.
“Mudah-mudahan DKM yang baru ini menjadi pencerahan, bagaimana cara bekerja dan berkolaborasi untuk memakmurkan masjid,” ucapnya.
Rudi menjelaskan, berdirinya Masjid Syechona Cholil merupakan gagasan dari KKM.
Pembelian tanah seluas 50×100 ini telah dibagi menjadi dua sertifikat. Sertifikat pertama yang berukuran 50×50 M diperuntukkan khusus untuk bangunan masjid dan sisinya telah dikapling untuk menjadi kompleks pemukiman Madura.
“Masjid Syechona Cholil yang baru diresmikan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) mudah-mudahan akan menjadi pencerahan, menjadi kebaikan untuk masyarakat sekitar, dan terlebih khususnya umat Islam,” harapnya.
Rudi menjelaskan, selama pembangunan Masjid Syechona Cholil KKM sering mengundang masyarakat Orang Asli Papua (OAP) sekitar masjid dalam setiap kegiatannya. Karena menurutnya hubungan komunikasi, toleransi dengan masyarakat setempat harus dibangun dengan baik.
“Kami akan bangun dengan baik hubungan antar umat beragama. Alhamdulillah, setiap ada kegiatan, seperti kemarin ada pengecoran masjid, dibantu oleh masyarakat,” kata Rudi.
Rudi berharap ke depan KKM tetap eksis untuk membuat kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan, demi kemasyalatan umat dan demi kebaikan bersama. Dengan tujuan membangun Mimika lebih maju.
“Lewat kekompakan KKM yang ada di Kabupaten Mimika mudah-mudahan seluruh masyarakat Madura ikut andil dalam pembangunan Mimika ke depan,” tandasnya. (Admin)





