TP-PKK Mimika Kunjungi RAP Surabaya, Pelajari Layanan Terpadu untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Surabaya — Pokja 1 TP-PKK Kabupaten Mimika melakukan kunjungan kerja ke Rumah Anak Prestasi (RAP) Surabaya belum lama ini, untuk mempelajari model layanan terpadu bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya melalui UPT Dinas Sosial. RAP sendiri diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada 17 September 2022.
Rombongan TP-PKK Mimika disambut Ketua UPTD bersama Kabid Dinas Sosial Pemkot Surabaya, Buyung Hidayat.
Dalam paparannya, Buyung menjelaskan bahwa RAP adalah program kolaboratif yang melibatkan berbagai dinas, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan Daerah, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan bakat anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Saat memasuki area RAP, rombongan disuguhi suasana penuh nilai edukasi: pajangan karya seni anak tunarungu dan down syndrome, serta aroma terapi yang menenangkan. Suasana ini menggambarkan konsep rumah yang mendukung prestasi dan kenyamanan anak.
Rombongan kemudian diajak meninjau sejumlah ruang pembelajaran.
Di ruang pertama, anak-anak terlihat aktif belajar menggambar pola, membatik, melukis, hingga membuat kerajinan seperti tempat tisu dari batang pisang kering. Aktivitas dilakukan bersama pendamping dan orang tua, menciptakan suasana penuh keceriaan.
Di ruang kedua, siswa berbakat menunjukkan kemampuan menyanyi, modelling, dan bermain alat musik.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi perpustakaan yang dikelola Dinas Perpustakaan Daerah bersama guru pendamping dari Dinas Pendidikan.
Kunjungan berlanjut ke ruang konseling TP2AP, di mana konselor seperti Nona Tabita mendampingi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus hingga tingkat RW.
Setelah itu, rombongan melihat ruang pemeriksaan kesehatan, termasuk layanan gigi dan fisioterapi yang ditangani tenaga medis berkompeten.
Pada akhir kunjungan, pengunjung diperbolehkan membeli hasil karya anak-anak, mulai dari suvenir hingga pakaian dari kain batik hasil karya siswa.
Adapun RAP membina sekitar 400 anak, seluruhnya berasal dari keluarga tidak mampu di Kota Surabaya. Anak-anak diantar dan didampingi orang tua setiap hari selama proses kegiatan.
TP-PKK Mimika berharap dapat memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah melalui sinergi lintas dinas sebagaimana diterapkan di Kota Surabaya. (Admin)






