Pameran PFI Merekam Jejak Mimika Dibuka Bupati dan Wabup JOEL


TIMIKA | KontenMimika.com — Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-29 Kabupaten Mimika Pewarta Foto Indonesia (PFI) Mimika menggelar Mimika Photo Exhibition 2025 dengan tema ‘Merekam Jejak Mimika’ di Diana Jalan Budi Utomo, Mimika, Papua Tengah, Jumat-Minggu 10-12 Oktober 2025.

Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong hadir dan membuka kegiatan 3 hari tersebut, di pusat perbelanjaan terbesar di Mimika.

Kehadiran duo pimpinan Mimika ini turut didampingi perwakilan manajemen PT Freeport Indonesia, Kerry Yarangga, Ketua YPMAK, Leonardus Tumuka, Ketua Komisi 3 DPRK Mimika, Herman Gafur, Kabag Ops Polres Mimika Kompol Junan Plitomo, serta pejabat Forkopimda lainnya dan tamu VIP Thomas Mutaweyau Anggota MRP Papua Tengah, serta yang lainnya.

Dalam sambutannya Bupati JR mengatakan, dokumentasi sejarah Kabupaten Mimika masih banyak tersimpan dari masa ke masa. Mulai dari perang dunia kedua, sampai jaman Belanda.

“Kalau PFI meminta foto dan mengumpulkan foto-foto, semua masih tersimpan. Banyak sekali yang dari masa-ke masa,” ujarnya.

Bupati menjelaskan Mimika, dan Kaimana pada awalnya merupakan kecamatan yang tergabung di bawah wilayah administrasi Kabupaten Fakfak. Lalu berkembang menjadi Kecamatan Mimika Agimuga.

Kemudian pada tahun 1989 Kabupaten Fakfak melakukan pemekaran membentuk dua Kecamatan baru yaitu Mimika Barat di Kokonao, Mimika Timur di Mapuru Jaya, dan Kecamatan Agimuga.

“Tahun 1999 Kecamatan Mimika resmi berubah menjadi Kabupaten Mimika dipimpin Bupati administratif Titus Octovianus Potereyauw yang dilantik Gubernur Papua pada tanggal 8 Oktober 1999 berdasarkan Undang-Undang yang ditetapkan tanggal 4 Oktober 1999,” ungkapnya.

Persiapan kabupaten administratif menuju kabupaten Mimika definitif berlangsung selama dua tahun yaitu Tahun 1999 sampai 2001.

“Persiapan kabupaten definitif ini sampai tahun 2001. Lalu menjadi kabupaten definitif sampai sekarang,” terangnya.

Bupati memberikan apresiasi atas ide yang telah lakukan PFI. Ia berharap PFI terus mencari informasi dokumentasi-dokumentasi yang masih ada terkumpul.

“Kalau mau buat sejarah Mimika dari masa ke masa, dan siapa-siapa saja yang bekerja untuk membuat Kabupaten Mimika ini. Mari kita duduk sama-sama,” tandasnya.

Sementara itu Ketua PFI Mimika, Sevianto Pakiding mengatakan, foto adalah bahasa universal yang berbicara lebih kuat dari kata-kata.

Pameran visual merekam jejak Mimika merupakan bagian warisan sejarah yang dapat menjadi jendela edukasi bagi warga Mimika, khususnya bagi generasi muda. “Sehingga tumbuh rasa cinta dan tanggung jawab atas daerah Mimika tercinta,” sebutnya.

Ketua Panpel Joe Situmorang mengatakan, PFI ingin mengajak masyarakat menengok kembali pertumbuhan Mimika lewat pameran foto ini, sebagai ruang refleksi visual untuk mengenang, merenungkan, dan merayakan sejarah Mimika di HUT yang ke-29 di tahun 2025 ini.

“Tujuan acara ini yaitu untuk mendokumentasikan dan melestarikan sejarah. Kemudian untuk mengedukasi dan memperkuat komunitas, serta mendorong bakat fotografi lokal, baik kampung maupun daerah, sekaligus merayakan semarak HUT ke-29 Tahun Kabupaten Mimika,” sebut Joe Situmorang, Ketua Panpel Mimika Photo Exhibition 2025.

Acara berlanjut dengan memberikan penghargaan kepada anak dari tokoh daerah Mimika, yaitu Mozes Kilangin dan Yohanes Kapiyau, yang namanya diabadikan sebagai nama bandar udara Mimika (Airport Mozes Kilangan) dan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud Yohanis Kapiyau Timika).

(Influencer Anana Timika dong, mewawancara anak dari tokoh daerah Mimika, Mozes Kilangin & Yohanis Kapiyau)

Bupati John Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong berkeliling melihat foto-foto yang dipajang dalam pameran Mimika Photo Exhibition 2025, bersama rombongan VIP, ditemani pejabat PFI Timika.

(Bupati John Rettob tersenyum melihat foto dirinya terjepret kamera saat masih menjabat jadi kepala dinas perhubungan Kabupaten Mimika dahulu.)

Tak lupa acara foto-foto bersama, wajib di penghujung acara, apalagi acara pemeran foto. (Yo,oY)

 

Pameran ini guna mengedukasi masyarakat lintas generasi, agar lebih mengenal dan mencintai Mimika sehingga menumbuhkan rasa bangga, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Mimika Rumah Kita. (Admin)

Berita Terkait

Top