Dewan Mariunus Serap Aspirasi Warga Distrik Wania Melalui Aparat Pemerintah Akar Rumput


TIMIKA | KontenMimika.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Mariunus Tandiseno, S.Sos, M.Si, dari Fraksi Partai Golkar, melaksanakan Reses Tahap II Tahun 2025 dengan menggelar pertemuan terbuka di Distrik Wania, Jumat 10 Oktober 2025.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, S.STP, bersama para kepala kampung dan kepala kelurahan se-Distrik Wania. Pertemuan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung aspirasi, kebutuhan, dan persoalan yang dihadapi di wilayah mereka.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, sejumlah permasalahan mendasar mengemuka. Mulai dari keterbatasan anggaran kelurahan, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, kebutuhan rumah layak huni bagi Orang Asli Papua (OAP), hingga pengembangan potensi wisata di Kampung Nawaripi.

Kepala Kelurahan Wonosari Jaya, Jan Roly Rahakbauw, menyoroti keterbatasan anggaran yang menghambat penanganan persoalan dasar masyarakat. Ia juga mengusulkan agar program padat karya kembali digalakkan karena terbukti memberikan dampak langsung bagi masyarakat kecil.

Sementara Gerson Rumbarar, Kepala Kelurahan Inauga, mengusulkan perbaikan drainase dan penerangan jalan, terutama di kawasan pemukiman padat penduduk yang kerap terdampak banjir.

Dari Kampung Mawokauw Jaya, Edyson Rafra bersama perwakilan masyarakat Kadun Jaya mengusulkan program rumah layak huni bagi masyarakat OAP, sekaligus menyoroti tingginya kepadatan penduduk yang berdampak pada meningkatnya angka stunting.

Adapun Norbertus Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi, berharap dukungan pembangunan wahana wisata air (water boom) guna menunjang status kampungnya sebagai Desa Wisata, serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Mariunus Tandiseno menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh usulan agar dapat terealisasi secara bertahap.

“Untuk Kampung Mandiri Jaya, kami akan kawal dan targetkan agar bisa terealisasi tahun 2026. Soal pengaspalan jalan alternatif, saya tidak akan diam — harus jadi, karena ini kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Mariunus juga menyoroti pentingnya penanganan masalah sampah dan kebersihan lingkungan dengan membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, ia berkomitmen mendorong peningkatan alokasi anggaran kelurahan agar pelayanan publik bisa berjalan maksimal.

Sementara itu, Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menutup kegiatan dengan mengajak seluruh jajaran pemerintahan di wilayahnya untuk terus menjaga kebersihan melalui gerakan “Clean Friday” serta memperkuat koordinasi antarinstansi demi terciptanya pelayanan publik yang efektif dan akuntabel.

Berita Terkait

Top