1.000 Aparat Keamanan Timika (-102) Siaga Kawal Lancarnya Pemilu 14 Februari


Timika, KontenMimika.com – Kepolisian Resor (Polres) Mimika menerjunkan ratusan personil dalam rangka pengamanan pencoblosan hari H Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak, 14 Februari 2024.

Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra mengatakan, pengamanan pemilu juga di-back up oleh TNI dan Brimob.

“Jumlah personil kami dari Polres Mimika melibatkan 438 personil. Kemudian dibantu dari rekan-rekan TNI sebanyak 400 personil, kemudian dari Batalyon Pelopor berjumlah 60 personil,” ujarnya kepada awak media, Selasa 13 Februari 2024.

Pembagian tugas pun sudah dijabarkan kepada para personil sehingga pengamanan semakin terkordinasi dengan pusat di Kapolres Mimika.

“Sudah kami gelar ke polsek-polsek, untuk nantinya melakukan kegiatan pengamanan baik yang sifatnya stay di TPS-TPS, maupun mobile untuk mengantisipasi adanya kemungkinan-kemungkinan ataupun kejadian-kejadian yang terjadi di luar TPS,” sebutnya.

Selain pengamanan di hari H, aparat keamanan juga berperan dalam mengawal logistik pemilu ke distrik-distrik.

“Kita sudah melakukan pergelaran personil untuk melakukan pengawalan logistik ke TPS-TPS. Jadi per hari ini, dari 18 distrik yang ada di Kabupaten Mimika tinggal 4 distrik dalam kota yang belum didistribusikan. Rencana digeser (pengawalan) sore ini ke kantor distrik kemudian dilanjutkan ke TPS,”

“Untuk distrik pesisir dan pegunungan sudah droping semua,” ungkapnya.

Strategi pengamanan juga disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pengamanan TPS, di mana Polres Mimika sudah mengklasifikasi pembagian kategori kerawanan TPS di titik-titik tertentu.

“Kita sudah dari awal melakukan pemetaan daerah rawan, yaitu kurang rawan, rawan dan sangat rawan. Itu berkorelasi dengan penempatan personil yang akan melaksanakan pengamanan,” bebernya.

Kapolres Mimika mengimbau warga Mimika melakoni pemilu dengan baik, menggunakan hak suara untuk memilih perwakilan di legislatif tiap tingkatan dan pemimpin negara.

“Untuk bagaimana kita melakukan pesta demokrasi dengan baik, kemudian bisa mencoblos, memberikan hak suara sesuai hati nurani,” bilangnya.

Dalam prakteknya bila terdapat kendala dalam pemungutan suara, Kapolres mengimbau warga agar menyelesaikan dengan mekanisme yang berlaku.

“Kalau pun ada permasalahan-permasalahan, alangkah bijaknya ditempuh dengan cara-cara yang sesuai mekanisme,” tutupnya. (D’To)

Berita Terkait

Top