Antisipasi Demo Anarkis Masuk Mimika TNI – POLRI Mimika Pesan: Warga Jaga Warga
Timika, KontenMimika.com – Dalam rangka mengantisipasi merembetnya efek demo anarkis di Jakarta dan beberapa wilayah lainnya di Indonesia ke Kabupaten Mimika, maka Kepolisian Resor Timika dan TNI Kodim 1710 – Mimika mengimbau agar warga saling menjaga dan bersatu padu menjaga situasi Kamtimbas Mimika aman dan damai.
Kepala Kepolisian Resor Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Selasa 2 September 2025, di 66 Cenderawasih Timika mengatakan, warga perlu saling menjaga sehingga tidak mudah termakan isu informasi dan berita hoax.
“Kita saling melindungi sesama warga, baik itu yang minoritas maupun mayoritas. Jangan rusak dan ambil milik sesama, jangan sakiti kawan, saudara maupun tetangga kita. Warga jaga warga,” ujarnya.


Kapolres Billy meminta agar warga bijak dalam bermedia sosial, serta memastikan kembali informasi yang beredar, khususnya yang bernuansa memecah belah dan menuju kegiatan yang negatif atau merugikan khalayak banyak.
Polres Mimika menyediakan nomor aduan hotline di 110 untuk warga melaporkan kondisi gangguan kamtibmas atau mengkonfirmasi kebenaran sebuah informasi.
“Saya minta tolong dengan sangat, apabila nanti ada informasi yang bisa mengganggu kestabilan keamanan di wilayah Timika, tolong diinfomasikan kepada saya,” sebutnya.

Ia meminta seluruh pihak aktif dalam menjaga kedamaian di Tanah Mimika yang adalah Rumah Kita.
Sementara itu Komandan Kodim 1710 Mimika, Letkol Inf. Slamet Wijaya meminta seluruh tokoh masyarakat yang hadir agar berkomitmen menciptakan Mimika aman dan damai, tanpa terbingkai dalam polarisasi antara orang asli maupun pendatang ataupun status sebagai warga sipil maupun aparat petugas militer.
Menurutnya semua sama-sama mempunyai peranan yang penting untuk menjaga situasi kondusif di Mimika.
“Kita yang tinggal di sini, mau itu AOP, non OAP, ataupun TNI-POLRI yang tinggal di sini, tujuannya hanya satu yaitu bagaimana Mimika tetap aman dan damai. Sehingga kita bisa beraktifitas sehari-hari, tanpa terpengaruh situasi di luar sana. Kita berkomitmen jaga Mimika,” katanya.

Dandim menambahkan, dalam mengantisipasi suatu dinamika gejola ada 3 penanganan yaitu preventif, reaktif dan ‘pemadam kebakaran’. Ia berharap di Mimika tidak sampai harus memadamkan kebakaran.
“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau nasi jadi bubur maka akan menyesal, jangan sampai kita menyesal,” sebutnya.
Dalam situasi nasional yang ada gejolak, maka Dandim meminta warga untuk tidak menyebar informasi yang bisa membuat disintegrasi bangsa dan daerah Mimika tercinta.

“Berkaitan dengan informasi berita hoax, jangan dishare. Kalau ada berita yang tidak layak dikonsumsi oleh orang banyak karena akan menciptakan viral huru hara, maka disimpan saja tidak perlu dishare, demi Mimika yang aman dan kondusif,” tandas Dandim Wijaya.

Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong serta Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Budiman, Dandim 1710 Mimika Letkol Slamet Wijaya dan jajaran pimpinan Forkopimda Mimika lainnya, juga bersama para tokoh di masyarakat Mimika sepakat untuk mendeklarasikan Mimika Rumah Kita tetap kondusif, aman, damai dan harmonis. (Admin)






