Dua Siswa Beasiswa YPMAK Tembus IPDN, Leo Tumuka: Inspirasi Bagi yang Lain
Timika, KontenMimika.com – Ketua Pengurus Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), DR Leonardus Tumuka mengatakan, kelulusan 2 orang peserta beasiswa YPMAK masuk ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, terutama para peserta beasiswa pendidikan YPMAK.
Leo mengajak para peserta beasiswa YPMAK untuk mempersiapkan diri dengan baik, yaitu dengan belajar sebaik mungkin serta meninggalkan hal-hal negatif demi kebaikan diri sendiri, serta keluarga, bangsa dan negara.
“Pencapaian ini bisa dijadikan pedoman dan inspirasi bagi adik-adik (peserta beasiswa YPMAK) yang lain, yang saat ini sedang studi di bangku SD, SMP, SMA, untuk bisa menyiapkan diri dan menyongsong peluang-peluang yang akan terbuka di tahun berikut,” ujarnya.
“Siapkan diri dengan baik di sisi pengetahuan, dan belajar dengan rajin. Kasih tinggal hal-hal yang tidak penting bagi kesehatan dan hidupmu,” tambah Leo Tumuka.
Leo berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak Amungme, Kamoro, dan suku kerabat lainnya, yang masih menempuh pendidikan di SD, SMP, maupun SMA agar terus mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang di masa depan.
Dua peserta beasiswa dari YPMAK, yaitu Yehezkiel Kelanangame dan Aruna Swesda Imanuela Wenda dinyatakan lulus seleksi IPDN. Mitra YPMAK Yayasan Binterbusih Semarang telah melakukan persiapan intensif selama lebih dari tiga bulan.
YPMAK sangat mengapresiasi dan bangga atas keberhasilan kedua peserta tersebut.
“Yehezkiel asal suku Amungme dan Aruna dari Suku Dani. Kedua-duanya adalah peserta beasiswa YPMAK, yang sudah disiapkan dari SMA di kemitraan kita,” jelasnya.
Leo juga mengucap terima kasih atas kerja sama semua mitra, serta menyemangati seluruh peserta beasiswa YPMAK yang sedang menuntut ilmu di kota studi, di berbagai jenjang pendidikan.
Lulusnya dua peserta beasiswa ini adalah bukti tekad kuat YPMAK, dalam mendorong lahirnya sumber daya manusia SDM yang berkualitas, baik di Papua maupun secara khusus di Kabupaten Mimika.
” Mitra kita juga menyiapkan mereka secara intensif lebih dari tiga bulan untuk ikut proses seleksi ini (IPDN). Kalau dari awal kita bisa menyiapkan dengan baik dan adik-adik bisa serius untuk belajar, maka tidak ada yang tidak mungkin, tidak ada yang mustahil,” tandasnya.
YPMAK selaku pengelola dana kemintraan dari PT Freeport Indonesia terus menggulirkan programnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga asli mimika di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi bekerja sama dengan para mitra dan mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika. (Admin)





