RIP Bocah Main Hujan-hujanan, Terseret Arus Deras Ditemukan Tak Bernyawa. Lagi Main Sama Kakak dan Teman-teman
Timika, KontenMimika.com – Musim penghujan di Mimika membawa kisah sedih di hari Senin, 22 April 2024.
Pada umumnya anak-anak kecil senang main hujan-hujanan menikmati dinginnya air hujan, apalagi kita tahu cuaca panas di Kota Timika ini.
Na’as bagi seorang bocah bernama Maikel Degei, umur 7 tahun, yang sedang asyik bermain di bantaran kali yang melintasi Jalan Pendidikan.
Diketahui Maikel sedang bersama kakak dan teman-teman lainnya, saat ia terbawa arus kali itu di saat hujan deras. Lantaran arus deras, langsung saja Maikel tidak terlihat lagi oleh kawanan bocah-bocah itu.
Kepala Kantor SAR Timika, melalui Kepala Ops, Charles Batlajery dalam rilisnya kepada media Senin sore 22 April 2024 mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 3 sore.
Mendapat laporan dari warga dan dari Polsek Mimika Baru (Miru), pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan upaya pencaharian.

Upaya ini turut melibatkan personil Polsek Miru dan Damkar Mimika serta sejumlah relawan dari kalangan warga lainnya.
Wilayah operasi pencarian dilakukan mulai dari Jalan pendidikan sampai ke hilir di area Pasar Baru di Jalan Hassanudin.
Upaya berbuah hasil penemuan, namun sayangnya sang bocah malang, Maikel Degei, ditemukan personil SAR Timika dalam keadaan tak bernyawa lagi.
“Tim SAR gabungan pada jam 15.00 sore melakukan pencarian dari titik awal korban dinyatakan hilang terseret arus bantara kali dari Jalan Pendidikan hingga ke Jalan Pattimura Ujung,” ujar Charles.
“Hingga jam 17 lewat 5 menit, korban ditemukan tersangkut pada bantaran kali oleh dua anggota SAR gabungan, namun korban sudah tidak bernyawa,” jelasnya.
Usai penemuan itu, tim melakukan evakuasi jasad ke RSUD Mimika.
Kapolsek Miru, AKP J. Limbong, mengatakan pihaknya mendapati laporan awal kemudian melakukan pencarian dengan menelusuri bantaran kali untuk mencari keberadaan korban.
“Korba adalah anak kecil berusia 7 tahun, bernama Maikel Degei. Saat bermain bersama teman-temannya di pinggiran bantaran kali, korban tergelincir dan terseret arus kali,” ungkap Kapolsek Miru.
Menjadi peringatan bagi para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak bermain di pinggiran bantaran kali, apalagi saat hujan dan arus deras.
Rest In Peace, bocah Maikel Degei. (Admin)






