Ketua MRP PaTeng Wanti Para Ketua dan Anggota PPD Tidak Bermain Money Politic dalam Pleno Perolehan Suara


Nabire, KontenMimika.com – Ketua Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah (MRP-PPT), Agustinus Anggaibak mengingatkan para ketua dan anggota PPD (Panitia Pemilihan Distrik) untuk tidak terlibat tindak  politik uang atau Money Politic dalam penetapan perolehan suara.

“Suara rakyat murni, itu suara Tuhan. Jangan kita bermain hanya karena kepentingan kelompok atau individu tertentu. PPD tidak boleh mengotak – atik suara -suara rakyat. Saya minta calon anggota legislatif yang bermain money politic saya minta dibatalkan saja,” ujarnya tegas dalam rilis yang diterima KontenMimika, Minggu 3 Maret 2024.

Lagi katanya, hak dasa Orang Asli Papua (OAP) harus menjadi perhatian semua pihak, sehingga menjadi tuan atas tanahnya sendiri.

“Saya tegaskan, agar hak politik OAP harus diperhatikan. Dan OAP harus menonjol dalam penetapan DPRD di Kabupaten Mimika. Begitu dengan DPRP, DPD RI dan DPR RI harus menonjol orang asli Papua,” ungkapnya.

Anggaibak mengatakan, Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Umum (Pemilu) MRP- PPT sudah dibentuk dan akan menemui penyelenggara pemilu, yaitu KPU Kabupatan Mimika, Bawaslu Mimika, para Forkompimda di Kabupaten Mimika hingga para PPD Se- Kabupaten Mimika.

Hal itu untuk menelusuri terkait banyaknya laporan dari masyarakat yang diterima MRP- PPT bahwa maraknya Money Politic terjadi di Pemilu 2024 di Kabupaten Mimika.

“Informasi dari masyarakat Mimika yang masuk di kami, Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah, bahwa anggota PPD di Kabupaten Mimika bermain money politic dengan caleg tertentu untuk kepentingan kelompok tertentu,” sebutnya.

MRP-PPT sebagai lembaga Cultur yang merupakan representasi OAP, menyikapi dengan serius isu politik uang ini karena dinilai sangat merugikan suara asli caleg OAP.

Ketua MRP PaTeng Anggaibak meminta agar pesta demokrasi ini benar-benar terlaksanan dengan jujur, adil dan transparan. Ia menegaskan tidak boleh ada money politic untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu.

“Saya minta agar KPU harus hati-hati dalam menetapkan caleg terpilih. Dan saya minta agar KPU tidak tergesa-gesa dalam melakukan penetapan caleg terpilih,” tandasnya. (*MPI-humasMRPPPT/ D’To)

Berita Terkait

Top