Festival Budaya Amungme dan Kamoro 2025 Resmi Dibuka, Bupati: Momentum Merawat Keberagaman Mimika
Timika, kontenmimika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) menggelar Festival Budaya Amungme dan Kamoro Tahun 2025 di halaman GOR Futsal SO5 Timika, Jumat kemarin 7 November 2025.
Festival budaya yang sarat nilai kearifan lokal ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, didampingi Kepala Disparbudpora, Elisabet Cenawatin.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes menegaskan bahwa keberagaman budaya daerah merupakan kekayaan sekaligus identitas bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan untuk memperkuat kebudayaan nasional.
“Pemajuan kebudayaan harus dilakukan melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ujar Bupati Johannes.

Bupati JR menyebut festival budaya ini menjadi momentum penting untuk merayakan dan melestarikan kekayaan budaya lokal, khususnya bagi masyarakat Amungme dan Kamoro sebagai dua suku besar di Kabupaten Mimika.
“Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga wadah memperkuat rasa persatuan dan kesatuan dalam keberagaman, sesuai semboyan Mimika Rumah Kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Disparbudpora Mimika, Santi Sondang, dalam laporannya menyampaikan bahwa festival tahun ini mengusung tema:
“Kristalisasi Nilai Budaya dan Kreativitas Seni Amungme dan Kamoro Berwawasan Nusantara di Kabupaten Mimika.”
Adapun subtema kegiatan menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai luhur masyarakat Amungme dan Kamoro dalam melahirkan karya seni yang inovatif, imajinatif, serta membangun persatuan dan kesatuan dalam bingkai Nusantara.
Festival ini digelar untuk mengangkat dan memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal, menjadi wadah apresiasi terhadap keragaman tradisi, menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Mimika, melibatkan generasi muda dalam pelestarian budaya, serta menjadi media membangun harmoni di tengah keberagaman.

Festival Budaya Amungme dan Kamoro 2025 ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik dengan total peserta mencapai ratusan kelompok dan individu, terdiri dari:
-
50 sanggar kerajinan tangan Amungme dan Kamoro,
-
40 kelompok kuliner Papua,
-
50 kelompok tari Papua,
-
Lomba cerita rakyat diikuti 24 sekolah,
-
Fashion show kategori sekolah dan umum dengan 50 peserta,
-
Lomba masak sagu diikuti 10 kelompok.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Mimika dalam melestarikan warisan budaya daerah sekaligus mendorong kreativitas masyarakat lokal menuju Mimika yang berdaya saing, berbudaya, dan inklusif. (Admin)






