Bupati JR Beberkan Hasil Pertemuan Pemkab Mimika dengan KPK Soroti 3 Hal Penting …


Timika, KontenMimika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika telah melakukan pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelesaian terhadap aset-aset pemerintah daerah yang bermasalah. Dari pertemuan ini Pemkab Mimika dan KPK telah menghasilkan kesepakatan yaitu akan menyelesaikan permasalahan aset di tahun 2026 ini.

Hal ini disampaikan Bupati Mimika Johannes Rettob saat diwawancara usai memimpin apel gabungan OPD di kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jalan Cendrawasih, Sp3, Papua Tengah, Senin 9 Februari 2026.

Kata Bupati JR, menurut hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dilakukan KPK setiap tahunnya, terdapat beberapa aset-aset Pemkab Mimika yang statusnya bermasalah.

Pertemuan ini hanya untuk memastikan sejauh mana tindak lanjut yang sudah dilakukan Pemkab Mimika terkait aset-aset yang bermasalah seperti Pesawat Cessna Grand Caravan C208B EX, tanah pelabuhan Paumako, dan hutang piutang PT Asian One Air.

“Jadi intinya pertanyaan mereka (KPK) itu, pesawat ini sudah bagaimana, sudah diperbaiki atau belum. Kemudian tanah pelabuhan sudah sampai di mana perkembangannya. Ada banyak sekali masalah-masalah. Tetapi yang dibahas intinya tiga poin itu,” jelasnya.

Terkait dengan hutang piutang, Bupati menjelaskan bahwa PT Asian One Air memiliki hutang sewa kepada Pemkab Mimika. Namun di lain sisi PT Asian One Air pun menagih hutang kepada Pemkab Mimika terkait maintenance yang belum dibayar.

“Nah, inilah yang kita hitung-hitungan nanti. Itu yang nanti kita (Pemkab) bicara dengan pihak PT Asian One Air. Kita rapatkan dulu, baru kita (hasilkan) keputusan,” ungkapnya.

Pesawat Cessna Grand Caravan C208B EX saat ini dalam kondisinya sudah tidak baik, sebab sudah tidak beroperasi selama empat tahun, sehingga diperlukan perawatan maintenance.

“Tahun lalu sebenarnya Dinas Perhubungan (Dishub) sudah menganggarkan uang untuk melakukan perbaikan. Mereka (Dishub) membuka lelang tetapi tidak ada yang daftar. Jadi tahun ini kita coba lagi,” tutupnya. (Nlsn)

Berita Terkait

Top