Pemkab Mimika: Papua Football Academy Investasi Masa Depan Generasi Papua
TIMIKA, KONTENMIMIKA.com – Pemerintah Kabupaten Mimika menilai Papua Football Academy (PFA) bukan sekadar lembaga pembinaan olahraga, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Papua yang unggul.
Hal itu disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yohana Paliling, saat mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob pada Class of 2026 Graduation Ceremony Papua Football Academy di Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Mimika, Papua Tengah, Sabtu 4 Juli 2026.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Papua Football Academy atas terselenggaranya acara kelulusan ini,” kata Yohana.

Menurut dia, kelulusan 20 siswa angkatan kedua PFA bukan sekadar seremoni, melainkan penanda keberhasilan proses pembinaan generasi muda Papua yang berkarakter dan berdaya saing.
Di PFA, kata Yohana, para siswa tidak hanya ditempa menjadi pesepak bola yang andal, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat juang, sportivitas, kemampuan bekerja sama, jiwa kepemimpinan, dan mental yang kuat.
“Nilai-nilai itulah yang akan menjadi fondasi penting bagi kehidupan mereka, baik di dalam lapangan maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.
Yohana mengatakan keberadaan Papua Football Academy memiliki arti strategis, tidak hanya bagi perkembangan sepak bola di Papua, tetapi juga dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Menurut dia, PFA telah menjadi ruang pembinaan yang memberi kesempatan bagi anak-anak Papua untuk belajar, berlatih, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Apa yang dilakukan Papua Football Academy merupakan investasi besar bagi masa depan Papua. Ketika anak-anak muda diberi ruang untuk berkembang dan dibina dengan baik, kita sedang menyiapkan generasi yang kelak menjadi kebanggaan keluarga, daerah, bahkan bangsa,” katanya.
Ia meyakini dari PFA akan lahir atlet-atlet berprestasi sekaligus pribadi berkualitas yang mampu menjadi pemimpin masa depan dan agen perubahan bagi Papua.

Yohana juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, pelatih, mentor, pembina, serta seluruh jajaran PFA yang telah mendampingi para siswa selama menjalani pendidikan.
“Orang tua adalah fondasi pertama dalam pembentukan karakter anak. Tugas mendidik generasi muda membutuhkan keteladanan, kesabaran, konsistensi, dan hati yang besar,” ujarnya.
Ia berharap Papua Football Academy terus berkembang menjadi pusat pembinaan sepak bola yang profesional dan mampu melahirkan generasi muda Papua yang sehat, disiplin, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.
“Masa depan Papua ada di tangan generasi mudanya. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka memperoleh kesempatan, pendidikan, pembinaan, dan dukungan yang layak agar tumbuh menjadi generasi emas Papua yang cerdas, tangguh, dan bermartabat,” kata Yohana.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan orang tua siswa Batch 2, Bernadus Imbiri, menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia yang menghadirkan Papua Football Academy sebagai wadah pembinaan bagi anak-anak Papua.
Ia mengatakan manfaat terbesar yang dirasakan keluarga bukan hanya peningkatan kemampuan sepak bola, tetapi juga perubahan karakter para siswa selama menjalani pendidikan di PFA.
“Hari ini kami menyaksikan sendiri bagaimana anak-anak kami telah berubah. Dulu bangun siang, sekarang lebih disiplin. Dulu pergi tanpa pamit, sekarang selalu memberi tahu orang tua. Bagi kami, itu adalah kebanggaan yang luar biasa,” katanya.
Bernadus juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, pembina, mentor, dan seluruh pengelola PFA yang dinilainya telah membimbing para siswa dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
Ia berpesan kepada para lulusan agar menerapkan seluruh nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di PFA dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi kami sebagai orang tua, perubahan karakter itu adalah pencapaian terbesar Papua Football Academy. Terima kasih kepada seluruh pembimbing, pelatih, dan semua pihak yang telah mendidik anak-anak kami dengan penuh perhatian dan kasih sayang,” ujarnya. (nls)






