Maryana Hamadi Kembali Pimpin PWKI Mimika untuk Periode Kedua, Biarlah Rohmu Menyala-nyala dan Layanilah Tuhan


TIMIKA, KONTENMIMIKA.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Provinsi Papua melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PWKI Kabupaten Mimika periode 2026–2031 di Grand Tembaga Hotel, Jalan Yos Sudarso, Timika, Provinsi Papua Tengah, Selasa 7 Juli 2026.

Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Meyske Yulia Soumokil dengan pembacaan Firman Tuhan dari Ester 2:19–23.

Pelantikan yang mengusung tema “Setia dalam Hal Kecil, Dipakai untuk Perkara Besar” dipimpin Ketua DPD PWKI Provinsi Papua, Dorince Mahue, dan disaksikan Bupati Mimika Johannes Rettob yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau.

Susunan pengurus DPC PWKI Kabupaten Mimika periode 2026–2031 yakni Pelindung Bupati Mimika, Pembina I Susana Suzy Herawati, Pembina II Periana Kemong, Ketua Maryana J.E. Hamadi, dan Sekretaris Pdt. Dewi Iriani Tuasela.

Ketua DPC PWKI Kabupaten Mimika, Maryana J.E. Hamadi, mengatakan PWKI bukanlah organisasi baru, melainkan organisasi nasional yang bersifat oikumenis. Di Kabupaten Mimika, PWKI telah hadir cukup lama, namun mulai aktif kembali pada 2020.

“Secara aktif PWKI Mimika terbentuk pada tahun 2020 melalui Musyawarah Cabang (Muscab) I. Selanjutnya dilaksanakan Musyawarah Cabang Luar Biasa, dan bulan lalu digelar Muscab II yang kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin DPC PWKI Mimika,” ujarnya.

Maryana meyakini wanita Kristen di Kabupaten Mimika akan tampil sebagai terang, sebagaimana tema Muscab II PWKI Mimika, yakni “Biarlah Rohmu Menyala-nyala dan Layanilah Tuhan”, yang kini semakin dikuatkan melalui tema pelantikan “Setia dalam Hal Kecil, Dipakai untuk Perkara Besar.”

“Ke depan kita akan menghadapi berbagai tantangan. Namun Firman Tuhan akan menguatkan kita sehingga apa pun tantangan dan pergumulan yang dihadapi, kita akan tetap maju,” tegasnya.

Sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Mimika, PWKI akan terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan dan permasalahan perempuan di Kabupaten Mimika.

“Tugas dan tanggung jawab kita sebagai wanita Kristen dalam organisasi PWKI adalah mendukung program-program pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PWKI Provinsi Papua, Dorince Mahue, mengatakan PWKI bukan sekadar organisasi atau wadah berkumpul, melainkan rumah bersama bagi perempuan Kristen dari berbagai denominasi gereja.

Menurutnya, di Indonesia terdapat dua organisasi resmi yang menjadi kekuatan perempuan Kristen, yakni Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) dan Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI). Kedua organisasi tersebut dihadirkan untuk menjadi tiang doa bagi bangsa dan negara.

“Seluruh wanita Kristen hadir sebagai tiang doa, mendoakan setiap wilayahnya masing-masing. Berikan yang terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan. Nyalakan lilin dan kibarkan panji untuk kemuliaan dan hormat bagi Tuhan,” tegasnya.

Dorince juga menyampaikan apresiasi kepada Pdt. Meyske Yulia Soumokil atas penyampaian Firman Tuhan yang dinilainya sangat menguatkan.

“Oleh kebenaran Firman Tuhan hari ini, Ester-Ester Mimika kembali bangkit di atas tanah Amungsa untuk menjaga tanah yang menjadi berkat bagi dunia.

Saya percaya dan yakin, dalam kepemimpinan periode kedua ini, Ibu Maryana bersama jajaran PWKI Mimika akan menjadi berkat bagi Tanah Amungsa dan Bumi Kamoro. Seluruh wanita Kristen di atas tanah ini akan menerapkan nilai-nilai Injil serta membawa dampak positif bagi masyarakat dan umat,” tutupnya. (nls)

Berita Terkait

Top