Latsar CPNS Mimika 2024 Diikuti 528 Peserta Digembleng Jadi ASN BerAKHLAK, Wabup Mimika: Jadi ASN Itu Panggilan Melayani, Bukan Sekadar Kerja


TIMIKA, KONTENMIMIKA.com — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan BKPSDM Provinsi Papua resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024. Agenda pembukaan Latsar untuk Golongan II dan III ini digelar di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Timika, Papua Tengah, Senin, 15 Juni 2026.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang hadir membacakan sambutan Bupati Johannes Rettob, menegaskan bahwa Latsar ini jangan hanya dipandang sebagai syarat administratif untuk mengubah status CPNS menjadi PNS penuh. Menurut dia, momentum ini adalah fase krusial dalam membentuk integritas, mentalitas, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).

“Kalian merupakan generasi baru birokrasi yang akan turut menentukan wajah pelayanan publik Kabupaten Mimika ke depan,” kata Emanuel di hadapan ratusan peserta.

Emanuel menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai inti (core values) ASN BerAKHLAK—akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini dinilai mendesak untuk diimplementasikan mengingat tuntutan publik terhadap birokrasi yang bersih kian tinggi.

“Masyarakat saat ini menginginkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan kepentingan publik,” ujarnya.

Ia mengingatkan para peserta bahwa kelulusan dalam seleksi CPNS yang kompetitif beberapa waktu lalu bukanlah akhir perjuangan, melainkan babak awal pengabdian. Menjadi ASN, menurut Emanuel, adalah sebuah panggilan pelayanan, bukan sekadar mencari pekerjaan demi kemapanan.

Emanuel pun meminta seluruh peserta memanfaatkan waktu pelatihan selama hampir dua bulan ini dengan serius. “Jadikan materi yang diberikan sebagai bekal menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat,” tutur Emanuel menutup sambutannya.

Sementara itu Sekretaris BKPSDM Kabupaten Mimika, Yulianus Pinimet, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 528 peserta. Rinciannya, sebanyak 230 orang merupakan peserta Golongan II dan 298 orang dari Golongan III. Latsar ini dijadwalkan berlangsung maraton mulai 15 Juni hingga 7 Agustus 2026.

Yulianus menjelaskan, Latsar bertujuan membentuk abdi negara yang profesional, berdisiplin, dan memahami nilai dasar serta kedudukan PNS sebagai pelayan publik. Di akhir masa kedinasan latsar, panitia akan menggelar evaluasi menyeluruh, baik terhadap peserta, widyaiswara (pengajar), maupun kinerja penyelenggara.

“Bagi peserta yang dinyatakan lulus akan diberikan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP). Sedangkan bagi yang tidak lulus hanya diberikan surat keterangan telah mengikuti pelatihan,” sebut Yulianus. (nls)

Berita Terkait

Top