Dinsos Mimika Kirim 10 Anak Terlantar ke Jakarta untuk Rehabilitasi Sosial


KONTENMIMIKA.com, Timika — Dinas Sosial Kabupaten Mimika mengirim 10 anak terlantar dan putus sekolah ke Jakarta untuk mengikuti program rehabilitasi sosial. Mereka diberangkatkan pada 21 Agustus 2026 dan akan menjalani pembinaan selama lima bulan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Mimika Yulita Kudiaisa mengatakan para peserta mengikuti pelatihan di Sentra Handayani Jakarta, unit pelaksana teknis Kementerian Sosial. Materi pelatihan disesuaikan dengan minat dan kemampuan masing-masing peserta.

“Mereka ambil sesuai dengan minat atau keahlian mereka. Ada yang ambil salon, tata boga, welding atau las, dan menjahit,” kata Yulita di Timika, Jumat, 28 Agustus 2026.

Selain anak-anak, Dinas Sosial Mimika mengirim seorang ibu tunggal yang memiliki tiga anak. Ia mengikuti pelatihan tata boga dan menjahit.

Yulita mengatakan awalnya ada 15 peserta yang direncanakan mengikuti program tersebut. Sebanyak 10 orang dijadwalkan mengikuti pelatihan di Jakarta dan lima lainnya di sentra sosial Bogor. Namun, rencana itu berubah karena fasilitas di Bogor digunakan untuk program Sekolah Rakyat.

“Sehingga hanya 10 orang yang diberangkatkan ke Jakarta,” ujarnya.

Menurut Yulita, pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk mandiri setelah kembali ke Mimika. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat digunakan untuk membuka usaha dan membantu mereka keluar dari kemiskinan.

“Dengan adanya pembinaan ini mereka harus berubah setelah pulang. Supaya mereka punya usaha dan tidak terjadi seperti yang lalu-lalu. Kami memutuskan rantai kemiskinannya,” kata dia.

Setelah menjalani pelatihan selama lima bulan, Dinas Sosial Mimika akan menjemput para peserta pada 10 Desember 2026 untuk kembali ke Mimika dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

“Tanggal 10 Desember kami akan menjemput mereka. Kita menghantar mereka, kita juga harus menjemput mereka kembali. Itu tanggung jawab kami,” ujar Yulita. (nls)

Berita Terkait

Top