Kadisbudparekraf Mimika Klarifikasi Warga yang Bermalam di Depan Toko Saat Festival Seni Budaya


KONTENMIMIKA.com, Timika — Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kabupaten Mimika, Elisabeth Cenawatin, menemui langsung masyarakat yang bermalam di depan toko di seberang eks Pasar Swadaya Timika saat berlangsungnya Festival Seni Budaya selama empat hari yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Klarifikasi tersebut dilakukan Elisabeth sebagai tindak lanjut atas pemberitaan yang beredar di media sosial mengenai masyarakat yang datang memenuhi undangan pemerintah daerah untuk menyaksikan Festival Seni Budaya, tetapi harus bermalam di depan toko di kawasan pasar lama.

Elisabeth mengatakan dirinya telah mendatangi lokasi dan berbincang langsung dengan warga yang terdiri atas bapak-bapak, mama-mama, dan anak-anak muda.

“Tadi saya datang langsung ke depan Toko Senyum 5000. Saya menjumpai bapak-bapak, mama-mama, dan anak-anak muda di sana. Saya bertanya, Bapak dan Mama datang dari mana? Mereka menjawab, dari Pomako,” jelas Elisabeth.

Setelah menanyakan asal warga yang bermalam di lokasi tersebut, Elisabeth menjelaskan bahwa peserta yang diundang untuk mengikuti kegiatan festival merupakan mereka yang mendapat undangan dari Pemerintah Kabupaten Mimika.

“Saya tanyakan kepada mereka, Bapak dan Mama tahu atau tidak bahwa yang datang ke kegiatan ini hanya yang diundang saja? Mereka menjawab, sudah tahu. Kami masyarakat sudah tahu,” ungkapnya.

Elisabeth menjelaskan, warga yang bermalam di depan toko di seberang pasar lama tersebut datang atas inisiatif sendiri untuk menyaksikan secara langsung Festival Seni Budaya yang digelar pemerintah daerah selama empat hari.

Menurut dia, warga memilih bermalam di sekitar lokasi festival karena mempertimbangkan biaya transportasi.

“Kami sendiri yang naik untuk datang menyaksikan. Kami mau melihat langsung. Jadi, kami datang untuk melihat dan ikut Seka. Kami tahu kami tidak diundang, kami datang atas kemauan sendiri,” tuturnya, mengutip penjelasan warga.

Elisabeth mengaku telah memberikan makanan kepada warga yang berada di lokasi tersebut. Ia juga menyiapkan kendaraan untuk mengantarkan mereka kembali ke tempat asal.

“Saya sudah memberikan makanan kepada mereka semua dan menyiapkan kendaraan. Hari ini acara penutupan, jadi kami mengantarkan mereka pulang,” ungkapnya. (nls)

Berita Terkait

Top