Komitmen Freeport Bangun Masyarakat Diganjar Living Legend Award 2024


(Penghargaan Indonesia Living Legend Companies 2024 diberikan oleh CEO dan Chief Editor Warta Ekonomi ,Muhamad Ihsan (kanan) kepada Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas (kiri) di Jakarta, Rabu (31/1). Foto CorpComm PTFI for KontenMImika)

Jakarta, KontenMimika.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) meraih penghargaan kategori ‘Gold Living Legend Company in Realizing Downstream and Sustainability of Mining Industry Through Capacity and Capability Enhancement’ dalam acara Indonesia Living Legend Companies Award 2024.

Penghargaan ini lantaran eksisnya perusahaan itu sejak lama yaitu sejak tahun 1970, serta terus menjalankan program manfaat keberlanjutan bagi masyarakat sekitar areal tambang.

PTFI didaulat menjadi perusahaan ‘Legenda Hidup’.

Penghargaan diberikan langsung oleh CEO dan Chief Editor Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan kepada Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas di Jakarta, Rabu 31 Januari 2024.

Turut hadir dan menjadi pembicara kunci, Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla.

Tony Wenas menjelaskan penghargaan yang diterima ini merupakan bukti dari upaya keberlanjutan yang telah dilakukan perusahaan selama ini.

“Apresiasi ini merefleksikan komitmen perusahaan serta dukungan seluruh karyawan dan masyarakat bagi Freeport Indonesia untuk melakukan produksi yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya dalam rilis yang diterima KontenMimika, Senin 12 Februari 2024.

Lagi katanya, sejak beroperasi PTFI mengimplementasikan kegiatan operasi yang berkelanjutan di sektor lingkungan dan sosial, dengan menerapkan kaidah pertambangan yang baik atau Good Mining Practice.

Pada program pengembangan masyarakat, PTFI terus berupaya memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar dan pemangku kepentingan melalui kontribusi di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, budaya hingga infrastruktur yang selaras dengan pencapaian SDGs.

“Tentu ini sangat berharga bagi kami, khususnya bagi karyawan PTFI untuk terus berbakti dan berkarya untuk Indonesia,” sebut pria penyuka musik itu.


(Sekolah Asrama Taruna Papua di Timika, Kab. Mimika, Papua Tengah dibangun Freeport Indonesia untuk melayani siswa[1]siswi yang berasal dari 7 Suku di Mimika, terutama yang berasal dari daerah pegunungan. Dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa, kompleks asrama meliputi sekolah dari TK hingga SMA dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Foto CorpComm PTFI for KontenMimika)

Sementara itu, CEO dan Chief Editor Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan mengatakan, PTFI adalah perusahaan legendaris yang telah beroperasi di Indonesia sejak awal 1970.

“Freeport bisa bertahan di berbagai zaman membuktikan bisa beradaptasi dengan berbagai kondisi. Kuncinya, sebagaimana dikatakan Bapak Jusuf Kalla, adalah membangun masyarakat di sekitar perusahaan, berkembang serta menjaga lingkungan hidup,” kata Ihsan.

Menurutnya, PTFI yang sejak 2018 saham mayoritasnya dimiliki pemerintah Indonesia, menjadikan masyarakat sebagai mitra dan sasaran pembangunan.


(Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) dibangun dengan dana kemitraan Freeport Indonesia dan dikelola oleh Caritas, Yayasan Katolik yang bergerak di bidang kesehatan. RSMM menyediakan jasa medis kepada penduduk di daerah dengan biaya terjangkau. Foto CorpComm PTFI for KontenMimika)

Selain jalan, jembatan, fasilitas kota, PTFI juga membangun sarana olahraga dan akademi sepakbola di Papua.

“Kontribusinya terhadap negara bukan hanya diberikan lewat pajak dan dividen, tapi juga dukungannya terhadap berbagai program pemerintah, termasuk mendukung PSSI. Saya kira itulah rahasia sukses Freeport bisa bertahan sebagai salah perusahaan legendaris di Indonesia. Saya yakin masyarakat Papua dan Indonesia akan selalu mendukung Freeport,” tandasnya. (rilisCorpComm/D’To)

Berita Terkait

Top