Arus Mudik Lebaran di Timika Tembus 2.000 Penumpang
Pelni catat kenaikan hingga 8 persen, Diskon Tiket 30 persen masih tersedia untuk arus balik mudik
Timika, KontenMimika.com — Puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di Timika terjadi pada 19–20 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 2.000 orang. Angka ini merupakan akumulasi penumpang yang menggunakan KM Sirimau, KM Tatamailau, dan KM Leuser.
Kepala cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Timika, Sigit Sujatmoko, mengatakan arus balik diperkirakan berlangsung pada 5–7 April 2026 dengan jumlah penumpang yang relatif sama.
“Untuk arus balik diprediksi sekitar 2.000 penumpang menggunakan KM Sirimau dan KM Tatamailau. Selanjutnya ada KM Sabuk Nusantara pada 10 April,” kata Sigit di Timika, Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menyebutkan terjadi kenaikan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 2025 ke 2026, peningkatan tercatat sekitar 7 hingga 8 persen atau bertambah 300–400 penumpang.
Dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran, Pelni memberikan stimulus berupa diskon tiket sebesar 30 persen dari tarif dasar, di luar biaya asuransi dan layanan penumpang. Diskon ini juga masih berlaku untuk arus balik selama kuota tersedia.
“Per 21 Maret masih tersisa sekitar 28 persen dari kuota diskon. Program ini berlaku hingga 5 April atau selama persediaan masih ada,” ujarnya.
Selain itu, Sigit mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi resmi Pelni Mobile untuk pembelian tiket guna menghindari penipuan. Tiket juga dapat dibeli melalui layanan mobile banking seperti Livin’ by Mandiri dan BRImo.
Ia menegaskan, Pelni tidak melayani penjualan tiket melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan.
“Kami tidak melayani penjualan tiket melalui WhatsApp, Instagram, atau Facebook. Gunakan aplikasi resmi Pelni Mobile,” kata dia. (nls)






