Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Bulog Timika Pastikan Stok Beras Aman 4 Bulan ke Depan


Timika, KontenMimika.com – Kepala Kantor Perum Bulog Cabang Timika, Dedy Wahyudi memastikan stok beras untuk empat bulan ke depan aman, dalam artian, akan mencukupi kebutuhan pasar warga di Kabupaten Mimika. Kepastian ini disampaikannya dalam rangka menyambut hari besar keagamaan umat Islam, yakni puasa Ramadhan dan Idul Fitri.

Menyambut momen sakral umat Islam itu, Pemkab Mimika akan ‘rajin’ menggelar pasar murah dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Jadi kami (Bulog) bersama Dinas Ketahanan Pangan akan menggelar GPM sebanyak empat (4) kali dalam bulan puasa ini sampai Lebaran. 25 kali (GPM) dalam setahun,” kata Dedy saat menghadiri kegiatan GPM di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Jumat 13 Februari 2026.

Ia menjelaskan, stok beras yang tersedia di gudang Bulog saat ini mencapai 600 ton.

Dalam waktu dekat, stok tersebut akan bertambah 1.000 ton yang sedang dalam perjalanan, sehingga total penguasaan beras menjelang Ramadhan diperkirakan mencapai 1.600 ton.

“Saat ini di gudang ada 600 ton, dan dalam perjalanan 1.000 ton. Jadi sebelum dan menjelang Ramadhan, kami akan menguasai kurang lebih 1.600 ton. Dengan estimasi penyaluran per bulan 300 sampai 400 ton, stok ini cukup hingga empat bulan ke depan,” jelasnya.

Selain beras, stok gula pasir saat ini mencapai sekitar 30 ton. Untuk minyak goreng tersedia 2.000 liter dan dalam waktu dekat akan kembali masuk sekitar 30.000 liter. Sementara itu, beras premium juga akan ditambah sebanyak 25 ton.

Dalam kegiatan GPM tersebut, Bulog menyalurkan sejumlah komoditas, yakni beras SPHP sebanyak 2 ton, gula pasir 400 kilogram, minyak goreng 680 liter, beras kemasan 5 kilogram sebanyak 1,5 ton, serta beras kemasan 25 kilogram sebanyak 2,5 ton.

“Harga penjualan dalam GPM ini tentunya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” sebut Dedy.

Ia berkomitmen terus menjalankan tugas dengan baik sehingga kebutuhan pangan pokok di Mimika dapat terjaga.

“Bulog bersama Dinas Ketahanan Pangan akan terus bersinergi menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat,” tutupnya. (Nlsn)

Berita Terkait

Top