Ketua DMI Mimika Imbau DKM Jaga Marwah Masjid dan Atur Volume Pengeras Suara
Timika, KontenMimika.com – Ketua Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika, Abdul Muthalib, mengimbau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di wilayah setempat untuk menjaga marwah masjid, termasuk kebersihan, keutuhan bangunan, serta penggunaan pengeras suara secara bijak.
Muthalib mengatakan, masih ditemukan masjid yang menggunakan pengeras suara dengan volume terlalu keras. Ia meminta DKM menyampaikan teguran kepada takmir agar mengatur volume toa masjid sesuai ketentuan dan kebutuhan.
“Saya masih mendengar ada satu dua masjid yang volume toanya terlalu kencang. Tolong dikurangi. Kalau memang orang rajin salat, pasti dia salat,” kata Muthalib saat acara yang dihelat PD DMI Mimika, di Serayu, Jalan Yos Sudarso, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menekankan, pengaturan volume pengeras suara penting untuk menjaga kenyamanan lingkungan sekitar masjid, terutama bagi warga dari pemeluk agama lain yang tinggal berdekatan.
“Di sekitar masjid bisa saja ada saudara-saudara kita dari agama lain, seperti Kristen, Katolik, Hindu, maupun Buddha,” ujarnya.

Menurut dia, peran DKM sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial, khususnya menjelang bulan Ramadhan agar pelaksanaannya dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan membawa keberkahan.
“DKM perlu menyampaikan hal ini kepada takmir agar Ramadhan tahun ini benar-benar membawa rahmat dan keberkahan bagi semua,” katanya.
Selain itu, Muthalib juga mengingatkan para mubaligh dan khatib agar menyampaikan khutbah secara singkat dan sesuai tema yang telah ditetapkan oleh Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (IKDM) di masing-masing masjid.
Ia berharap khutbah Salat Jumat tidak disampaikan terlalu lama, yakni tidak lebih dari 15 menit, dengan mempertimbangkan kondisi jemaah yang beragam.
Menurutnya, bisa saja ada jemaah yang memiliki keterbatasan kesehatan atau keperluan lain, sehingga khutbah yang singkat dan padat akan lebih efektif.
“Sebab mungkin saja ada dari jemaah yang hadir pada saat Salat Jumat telah terkena penyakit kolesterol, asam urat, atau ada keluarga yang sakit, maupun urusan lain,” sebut Muthalib. (Nlsn)





