Takbir Keliling Lintas Agama Meriahkan Malam Idul Fitri di Mimika
Timika, KontenMimika.com – Suasana malam Idul Fitri di Kabupaten Mimika berlangsung semarak dan penuh makna. Panitia Hari Besar Islam (PHBI) setempat menggelar takbir keliling yang dipusatkan di Graha Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Jumat 20 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian malam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M.
Takbir keliling secara resmi dilepas oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong, Kapolres Mimika AKBP Billyandha H. Budiman dan Ketua PHBI Mimika Ustaz H. Joko Prianto, serta dihadiri sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa takbir keliling bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Mimika.
“Ini luar biasa. Takbir akbar kali ini tidak hanya diikuti umat Muslim, tetapi juga seluruh agama yang ada di Mimika. Terima kasih banyak,” ujarnya.
Ia mencontohkan, sebelumnya umat Hindu juga menggelar pawai ogoh-ogoh dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, yang turut mendapat dukungan lintas agama. Hal serupa kembali terlihat dalam takbir keliling kali ini.
“Ini adalah wujud nyata toleransi, solidaritas, dan kebersamaan kita. Mimika adalah daerah yang harmonis,” katanya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menunjukkan semangat persatuan dalam perayaan keagamaan berikutnya, yakni parade Paskah yang akan digelar umat Kristiani.
“Mari kita bersama-sama lagi. Kita hias kendaraan dan keliling kota seperti ini dalam parade Paskah nanti,” ajaknya.
Ia berharap harmoni yang terbangun di Mimika dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
“Dari Papua, dari Mimika, kita tunjukkan bahwa harmoni itu nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PHBI Mimika Ustaz H. Joko Prianto menyampaikan bahwa takbir keliling merupakan bentuk ungkapan syukur umat Muslim setelah menjalani ibadah Ramadan.
Menurutnya, keberagaman peserta dalam kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Mimika layak mendapatkan penghargaan Harmony Award.
“Takbir keliling ini tidak hanya diikuti umat Muslim, tetapi juga seluruh elemen masyarakat lintas agama. Ini bentuk persatuan yang patut kita syukuri,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang telah mendorong keterlibatan seluruh tokoh agama dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Joko menegaskan bahwa takbir keliling bukan sekadar perayaan, tetapi simbol persaudaraan dan kerja sama antarwarga tanpa memandang perbedaan suku, ras, maupun agama.
“Ini adalah kekuatan kita dalam membangun Papua yang damai dan sejahtera,” katanya.
PHBI Mimika turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
Diketahui, pelaksanaan salat Idul Fitri di Mimika akan digelar di 92 titik, yang tersebar dari wilayah pesisir hingga Tembagapura. Sebanyak 87 titik berada di masjid, empat di lapangan, dan satu di lingkungan sekolah Muhammadiyah. (nls)






