Bidik Buket Bunga Uang, DWP Mimika Buka Peluang Usaha Keluarga
TIMIKA, KONTENMIMIKA.com — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mimika membekali 100 istri aparatur sipil negara (ASN) dan anggota DWP dengan keterampilan merangkai buket bunga dan buket uang sebagai upaya mendorong lahirnya usaha kreatif yang dapat menambah pendapatan keluarga.
Ketua DWP Kabupaten Mimika Bernadetha Abraham Kateyau mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan praktis sekaligus membangun jiwa kreatif, inovatif, dan kewirausahaan bagi para peserta.

“Tujuan dari kegiatan ini supaya ibu-ibu DWP, istri ASN, dan ibu-ibu doatrik dapat mempraktikkan kreasinya di rumah dan bisa menjadi penambah ekonomi keluarga.”
Kata Bernadetha dalam Pelatihan yang berlangsung di Horison Ultima Hotel, Timika, Papua Tengah, Selasa, 21 Juli 2026, dibuka Bupati Mimika Johannes Rettob yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Mimika, Herry Onawame.
Menurut istri Sekda Mimika Abraham Kateyau itu, pelatihan ini merupakan inisiatif Bidang Ekonomi DWP yang telah disiapkan sejak beberapa bulan lalu. Ilmu yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan di lingkungan kerja masing-masing.
“Nanti mereka kembali, lalu membuat pelatihan di OPD masing-masing. Kami di DWP kabupaten hanya memfasilitasi pelatihan ini,” ujarnya.

Narasumber pelatihan, Nelly Mansbawar Waromi dari Ikatan Perangkai Bunga Jawa Timur DPC Malang sekaligus pemilik Angel Joy Handcrafts, mengatakan peserta mempelajari teknik membuat dua jenis buket, yakni buket bunga dan buket uang.
Menurut Nelly, keterampilan tersebut tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga berpotensi menjadi usaha rumahan karena waktu pengerjaannya fleksibel dan tidak mengganggu aktivitas keluarga.
“Keuntungan untuk pribadi bisa menjadi kegiatan healing. Sedangkan secara ekonomis bisa menjadi peluang usaha karena waktunya sangat fleksibel, tidak mengganggu waktu keluarga,” katanya.

Meski teknik merangkai buket membutuhkan ketelitian dan latihan, Nelly menilai seluruh peserta mampu mengikuti materi dengan baik.
“Teknik ini memang agak sulit karena belum terbiasa. Tetapi kalau dilakukan setiap hari pasti bisa. Peserta secara keseluruhan dapat menerima materi dengan baik dan tidak banyak kendala,” ujarnya.
Pelatihan tersebut turut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Herry Onawame yang mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob. (nls)






