Hari Ketiga Pencarian, Satu Korban Perahu Tenggelam di Asmat Ditemukan Meninggal
KONTENMIMIKA.com, Timika — Tim SAR gabungan menemukan satu korban meninggal dunia dalam operasi pencarian penumpang perahu ketinting yang terbalik di Muara Betcbamu, Kabupaten Asmat.
Korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian, Selasa 8 September 2026, sekitar pukul 19.00 WIT di sekitar perairan Ayip.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Timika I Wayan Suyatna mengatakan korban yang ditemukan bernama Beni Yod. Dalam laporan awal, korban tercatat dengan nama Beni Kuwaito.
“Korban diperkirakan berumur 20 tahun dan ditemukan oleh keluarga korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Ayip,” kata I Wayan.
Korban kemudian dievakuasi oleh keluarga bersama masyarakat setempat ke Puskesmas Youw, Asmat.

Empat Korban Masih Dicari
I Wayan mengatakan pencarian terhadap korban lainnya terus dilanjutkan pada hari ini Rabu 9 September 2026, memasuki hari keempat operasi SAR.
Dengan ditemukannya Beni, masih terdapat empat korban yang belum ditemukan.
“Total sisa korban dalam pencarian saat ini berjumlah empat orang,” ujar I Wayan.
Pada hari ketiga, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Asmat, TNI AL, Polairud, keluarga korban, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius sekitar 10 mil laut.
Penyisiran juga dilakukan dengan memasuki sejumlah sungai kecil yang dicurigai menjadi lokasi keberadaan korban.
Untuk hari keempat, area pencarian diperluas hingga radius 15 mil laut dari lokasi yang diperkirakan menjadi titik kejadian.
Menurut I Wayan, perluasan area pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasang surut perairan Asmat serta faktor cuaca dan kondisi perairan lainnya.

Perahu Berpenumpang Delapan Orang
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah perahu ketinting yang membawa delapan orang. Perahu bertolak dari Kali Wen dan dalam perjalanan menuju Distrik Kamur mengalami kecelakaan di kawasan Muara Betcbamu.
Perahu tersebut terbalik setelah dihantam ombak dan kemudian tenggelam.
Dari delapan orang di dalam perahu, tiga orang telah ditemukan dalam kondisi selamat, sementara lima lainnya masih dalam pencarian. Salah satu korban selamat, Ebistina Kuwaito (34), ditemukan nelayan setempat dan kemudian dibawa ke Puskesmas Youw.
Dua korban selamat lainnya, Lina Kamur (20) dan Sabastian Kamur (22), juga ditemukan oleh nelayan setempat dan telah dibawa ke Puskesmas Youw.
Sementara itu, korban yang masih dalam pencarian terdiri dari Anton Yod (35), Bela Yod (4), Gilang Yod (6 bulan), Tekla Yod (2), serta Beni Kuwaito (20) yang kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa malam.
Pencarian berlanjut di operasi hari ke-4, hari ini Rabu 9 September 2026. (trm)






