Hampir Empat Bulan Hilang, Nenek di Mimika Laporkan Ayah Kandung Cucu ke Polisi
Ayah tiba-tiba muncul setelah 10 tahun, bawa anak ke Jawa. Air mata dan harap seorang nenek yang hanya ingin cucunya kembali bersekolah.
Timika, KontenMimika.com — Sudah hampir empat bulan berlalu sejak seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun, YF, meninggalkan rumah kecilnya di kawasan Jalan Kartini, Mimika Baru. Sejak saat itu, tak ada lagi tawa cerianya yang biasa mengisi hari-hari sang nenek, Antonela.
Dengan suara bergetar dan mata yang tak lagi mampu menyembunyikan kecemasan, Antonela akhirnya melangkah ke kantor polisi. Ia melaporkan ayah kandung cucunya, MYS, yang membawa YF sejak 5 Desember 2025 dan hingga kini belum juga mengembalikannya.
“Dia pergi dengan senang, karena diajak bapaknya jalan-jalan ke Jawa. Tapi harusnya pulang… Sekarang sudah hampir empat bulan,” ucap Antonela lirih saat ditemui belum lama ini.
Laporan itu resmi tercatat di Polres Mimika dengan Nomor: LP/B/322/III/2026/SPKT/POLRES MIMIKA/POLDA PAPUA TENGAH tertanggal 25 Maret 2026.
Hari itu, kata Antonela, sang ayah datang dan meminta izin membawa YF berlibur ke Jakarta. Tidak ada firasat buruk. Sebagai nenek yang selama ini merawat sejak bayi, ia hanya berpesan agar cucunya kembali tepat waktu untuk sekolah.
Namun waktu terus berjalan. Kalender berganti, tetapi YF tak kunjung pulang.
Upaya menghubungi sang ayah pun tak membuahkan hasil. Telepon tak diangkat, pesan tak dibalas. Seolah hubungan itu terputus begitu saja, meninggalkan ruang kosong yang kini dipenuhi kekhawatiran.
Di tengah kesedihan itu, Antonela tidak hanya memikirkan rindu. Ia juga cemas akan masa depan cucunya yang kini terancam tertinggal pelajaran.
“Sekarang sekolah semua sudah pakai komputer, ada laporan ke dinas. Saya mohon, kembalikan dia supaya bisa ikut ujian. Jangan sampai masa depannya rusak,” katanya.
Kisah ini menjadi semakin pilu karena sejak lahir, YF memang berada dalam asuhan sang nenek. Ayah kandungnya disebut tidak pernah terlibat dalam proses tumbuh kembang anak tersebut.
“Saya yang rawat dari kecil. Dari dia belum bisa apa-apa sampai sekarang usia 10 tahun. Tiba-tiba diambil begitu saja,” ujarnya.
Kini, Antonela dihantui berbagai kemungkinan. Ia khawatir cucunya tidak terurus dengan baik, terlebih karena tinggal bersama keluarga baru ayahnya tanpa pengawasan dari pihak nenek.
Rasa cemas itu bahkan berdampak pada kesehatannya. Ia mengaku harus bolak-balik ke rumah sakit karena stres memikirkan cucu yang selama ini menjadi sumber kebahagiaannya.
“Saya hanya ingin dia baik-baik saja. Bisa sekolah, bisa tumbuh seperti anak-anak lain,” ucapnya pelan.
Di tengah upaya hukum yang berjalan, Antonela masih menyimpan harapan sederhana—agar pintu komunikasi kembali terbuka.
“Saya tidak mau menahan anak. Kita bisa duduk bersama, bicara baik-baik untuk masa depan dia. Jangan menghilang seperti ini,” pesannya.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Ibnu Rudi Hartono, menyatakan telah menerima laporan dan melakukan wawancara awal dengan pelapor. Saat ini, penyidik masih menunggu kelengkapan dokumen untuk proses lebih lanjut.
Di balik laporan hukum ini, ada satu hal yang lebih besar dari sekadar perkara: kerinduan seorang nenek, yang hanya ingin melihat cucunya kembali pulang—dan melanjutkan mimpinya di bangku sekolah.
Diketahui, sebelum kejadian ini, MYS tidak pernah menikah dengan ibu kandung YF. Anak tersebut lahir ketika sang ibu masih berkuliah.
Alhasil, sejak lahir hingga usia 10 tahun, YF dibesarkan oleh nenek dari pihak ibu.
Ayah kandungnya tidak pernah terlibat dalam pengasuhan.
Antonela menyayangkan sikap ayah kandung yang tiba-tiba membawa pergi cucunya tanpa kejelasan. Ia juga mengkhawatirkan kondisi YF yang kini tinggal bersama ibu tiri tanpa pengawasan keluarga dari pihak nenek.
“Sebelumnya, bapak anak ini tidak pernah membesarkannya dari usia 0-10 tahun. Saya yang merawat, mendampingi setiap hari. Tiba-tiba diambil begitu saja,” sebut Nenek Nela.
“Saya khawatir anak ini tersiksa atau tidak terurus. Saya sudah keluar masuk rumah sakit karena stres memikirkan cucu saya yang ceria itu,” tuturnya.
(lsb)






