Satgas Damai Cartenz Gelar Bakti Sosial di SD Negeri Pomako 1
Dalam nuansa keceriaan personil satgas dan anak-anak sekolah melakoni berbagai aktivitas edukatif.
TIMIKA, KONTENMIMIKA.com — Personel Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar bakti sosial di SD Negeri Pomako 1, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat, khususnya pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa.
Kegiatan dipimpin Kasatgas Banops, Bambang Widiatmoko. Berbagai aktivitas interaktif dilakukan bersama para siswa dan guru, mulai dari menari bersama tarian seka khas Suku Kamoro, olahraga bersama seperti sepak bola dan voli, latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga kegiatan edukatif seperti kuis dan bernyanyi bersama lagu “Tertinggal di Papua”.

Selain itu, aparat juga menggelar kegiatan edukatif seperti kuis dan bernyanyi bersama. Bantuan sembako turut disalurkan kepada masyarakat sekitar sekolah.
Kepala sekolah SD Negeri Pomako 1, Sofyan Hadi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Satgas memberi motivasi bagi siswa.
“Kami bersyukur atas kunjungan ini. Kegiatan ini penting sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air,” kata Sofyan.
Ia juga berharap seluruh personel yang bertugas mendapat perlindungan dalam menjalankan tugasnya.

Kepala Operasi Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus,” ujarnya.
Wakil Kepala Operasi, Adarma Sinaga, menambahkan kegiatan semacam ini diharapkan memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar.



“Melalui interaksi langsung, kami ingin membangun kepercayaan sejak dini agar tercipta situasi yang aman dan damai,” kata Adarma.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme siswa. Selain memberikan bantuan, kehadiran aparat juga membawa suasana keceriaan serta harapan akan masa depan Papua yang lebih damai. (trm)






