Minta Staf Jaga Kesehatan, Bappeda akan Marathon Bahas Perencanaan Pembangunan Mimika 2027
Kepala Bappeda Mimika Septinus Timang minta jajaran jaga kesehatan, seribuan program OPD berfokus pada 12 Program Prioritas JOEL ‘Pembangunan dari Kampung ke Kota’
Timika – Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, mengatakan pemerintah daerah akan melanjutkan tahapan perencanaan pembangunan dengan menggelar Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Musrenbang Program Otonomi Khusus (Otsus), setelah rampungnya forum perangkat daerah.
Menurut dia, proses perencanaan tahun anggaran berikutnya berlangsung cukup padat. Ia pun mengingatkan jajaran Bappeda untuk mampu mengatur ritme kerja agar tetap produktif tanpa mengabaikan kesehatan.
“Kita agak sedikit maraton. Mudah-mudahan teman-teman dalam tim pembahasan tidak kelelahan. Terutama teman-teman dari Bappeda, jaga kesehatan baik-baik,” kata Septinus di Timika.
Dari rangkaian pembahasan yang dimulai dari Musrenbang tingkat distrik hingga forum organisasi perangkat daerah (OPD), tercatat sebanyak 1.817 usulan program masuk. Dari jumlah tersebut, 560 usulan ditolak, 266 diterima, sementara 991 lainnya masih dalam proses verifikasi.
Usulan yang belum final itu, kata Septinus, akan kembali dipertajam dalam Musrenbang RKPD mendatang. “Nanti usulan yang dalam proses verifikasi akan di-follow up pada saat Musrenbang RKPD,” ujarnya.
Ia menegaskan, arah pembangunan daerah tetap mengacu pada 12 program prioritas bupati dan wakil bupati. Salah satu yang disorot adalah sektor pendidikan, yang dinilai masih lebih menitikberatkan pada aspek kuantitas ketimbang kualitas.
Selain itu, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada peningkatan indeks kesejahteraan masyarakat. Meski indikator seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan angka harapan hidup menunjukkan capaian cukup baik, Septinus menilai kemajuan tersebut masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan.
“Capaian itu masih di Kota Timika, belum menjangkau seluruh 133 kampung di Mimika,” katanya.
Sejumlah isu lain yang menjadi prioritas antara lain pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas infrastruktur dasar seperti air minum, serta konektivitas antarwilayah. Penanganan konflik sosial, peningkatan ketertiban masyarakat, hingga promosi dan pengembangan pariwisata juga akan menjadi agenda pembahasan dalam Musrenbang.
Septinus berharap forum Musrenbang RKPD nantinya dapat menjadi ruang bagi seluruh pimpinan OPD untuk menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah, yakni mendorong pembangunan dari kampung ke kota.
“Orientasinya harus fokus pada 12 program prioritas yang menjadi agenda bupati dan wakil bupati,” ujarnya. (nls)






