Pameran Lingkungan Hidup PTFI Hentikan Polusi Plastik Dibuka Wabup Emanuel Kemong


Timika, KontenMimika.com — PT Freeport Indonesia berkolaborasi dengan dengan Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar pameran lingkungan hidup bertema: ‘Mengalahkan Polusi Plastik’ dengan subtema: ‘Hentikan Polusi Plastik’.
Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025, bertempat di halaman Graha Eme Neme Yauware, Kamis – Sabut, 12 – 14 Juli 2025.
Pameran dibuka oleh Bupati Mimika Johannes Rettob melalui Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dengan turut didampingi Komandan Kodim 1710 Mimika, Letkol Inf. M. Slamet Wijaya serta jajaran pimpinan Forkopimda dan Vice President Environmental PTFI, Gesang Setyadi, serta pejabat lainnya.
Dalam sambutannya Wabup menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi permasalahan polusi plastik yang semakin mengkhawatirkan.
“Melalui peringatan Hari lingkungan hidup di tahun ini mampu memotivasi semua pihak untuk bersatu, mengatasi krisis lingkungan dari sampah plastik yang menjadi ancaman bagi makhluk hidup, dan permasalahan lingkungan lainnya,” sebutnya.

Emanuel Kemong juga menyampaikan apresiasi terhadap PTFI atas kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam mencegah kerusakan lingkungan dan dampak negatifnya terhadap kesehatan manusia.

“Kegiatan ini menjadi momen penting untuk belajar, bahwa lingkungan yang tidak sehat merupakan akibat dari perilaku manusia, yang juga memicu bencana seperti banjir, longsor, dan pencemaran,” sebutnya.

“Kesadaran akan kebersihan dan menjaga lingkungan hidup harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga,” imbuh Wabup Emanuel.

Ia mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk turut hadir dalam pameran ini agar mendapatkan edukasi, mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu Vice President Environmental PTFI, Gesang Setyadi, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremoni, tetapi aksi nyata untuk berkontribusi dalam mengatasi polusi plastik, sesuai tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.

“Bumi bukan warisan dari nenek moyang, melainkan titipan untuk anak cucu generasi mendatang,” sebutnya.

Ia mengajak agar seluruh pihak menjaga bumi secara bersama berkolaborasi untuk mengakhiri polusi plastik, khususnya di Kabupaten Mimika.

Gesang mengungkapkan bahwa dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, PTFI mengambil langkah-langkah konkret untuk memerangi polusi plastik.

“PTFI telah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, antara lain dengan menghentikan pemberian air mineral dalam kemasan dan tidak menggunakan kantong plastik,” ungkapnya.

“Selain itu PTFI aktif dalam kegiatan edukasi dan kolaborasi bersama keluarga, komunitas, serta masyarakat luas melalui program-program seperti Alam Lestari dan Duta Lingkungan,” tambah dia.

Langkah konkret selanjutnya adalah PTFI telah menerapkan budaya daur ulang dan kreasi dari sampah plastik, yang merupakan bagian dari upaya menciptakan solusi berkelanjutan.

Adapun dalam kegaitan Environmental Exhibition 2025 terdapat sejumlah stand pameran yang menampilkan beragam inovasi dan upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini juga diisi dengan lokakarya edukatif, pertunjukan seni bertema lingkungan, lomba daur ulang kreatif untuk pelajar, serta pemutaran film dokumenter tentang polusi plastik dan dampaknya terhadap ekosistem.
Ada juga iven Pemilihan Duta Lingkungan dan Alam Lestari, pembagian doorprize, fun run, talk show, food bazar, hingga science corner dan panggung hiburan rakyat. Kegiatan ini terbuka untuk umum masyarakat luas. (Admin)

Berita Terkait

Top