Amazing! Target Kumpulkan 17 Ton Sampah Daur Ulang Terlampaui, Gerakan Sampah Merdeka Distrik Mimika Baru Tembus 18,1 Ton
KONTENMIMIKA.com, Timika – Hebat! Target pengumpulan 17 ton bahan daur ulang dalam Gerakan 17 Ton Sampah melalui Pos Timbang Merdeka Distrik Mimika Baru (Miru) akhirnya terlampaui.
Hingga 15 Agustus 2026, gerakan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 18.165,2 kilogram atau sekitar 18,1 ton bahan daur ulang.
Capaian ini menjadi gebrakan dalam pelibatan partisipasi masyarakat dalam mengubah barang yang selama ini dianggap sebagai sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun,mengatakan capaian 18,1 ton bukan sekadar angka keberhasilan sebuah program.
Hal yang jauh lebih penting adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap sampah yang ternyata memiliki nilai ekonomi dan sosial. Dari barang-barang yang sebelumnya dipandang tidak berguna menjadi berkat.
“Yang paling membahagiakan bagi kami bukan hanya angka 18,1 ton, tetapi melihat semakin banyak orang mulai menyadari bahwa barang yang selama ini dianggap sampah ternyata masih memiliki nilai ekonomi dan nilai sosial,” tuturnya.
Merlyn juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam gerakan ini, khususnya Pasukan Hijau MIRU yang bekerja di lapangan.
“Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pasukan Hijau MIRU yang bekerja di lapangan, serta seluruh masyarakat yang ikut mengambil bagian,” ujar Merlyn.
Menurutnya, keberhasilan mengumpulkan lebih dari 18 ton bahan daur ulang tidak terlepas dari berbagai bentuk partisipasi masyarakat.
Ada warga yang datang langsung untuk menjual bahan daur ulang yang dikumpulkan, sementara sebagian lainnya memilih menyumbangkan hasil pengumpulan tersebut untuk kepentingan gereja.
“Setiap kilogram yang terkumpul adalah hasil partisipasi kita bersama,” katanya.
Gerakan ini sekaligus menunjukkan bahwa persoalan sampah dapat ditangani melalui kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, sekolah, komunitas, gereja, dan masyarakat.
Setiap botol plastik, kardus, kaleng maupun bahan lain yang dikumpulkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
“Tidak hanya orang dewasa, anak-anak sekolah juga turut terlibat dengan mengumpulkan dan membawa bahan daur ulang ke Pos Timbang Merdeka,” sebutnya bangga.
Meski target 17 ton telah terlampaui, Merlyn menegaskan bahwa semangat gerakan tersebut tidak berhenti pada pencapaian kali ini.
Pemerintah Distrik Mimika Baru akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Gerakan 17 Ton Sampah, termasuk pola dan mekanisme pelaksanaan berikutnya.
“Gerakan ini tidak berhenti di sini. Setelah pelaksanaan ini kami evaluasi, pola dan mekanisme berikutnya akan kami umumkan via kanal resmi Distrik Miru,” jelasnya.
Capaian 18.165,2 kilogram tersebut menjadi bukti bahwa ketika masyarakat bergerak bersama, sampah tidak selalu berakhir sebagai masalah tapi jadi solusi tambahan ekonomi.
Dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat berubah menjadi nilai ekonomi, nilai sosial, sekaligus langkah nyata menjaga lingkungan. (trm)






