TP PKK Mimika Raker, Evaluasi Program dan Perkuat Sinergi Menuju Gerbang Emas


TIMIKA, KONTENMIMIKA.com — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika menggelar Rapat Kerja (Raker) I di Grand Tembaga Hotel, Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah, Senin, 3 Agustus 2026.

Raker mengusung tema “Penguatan Kelembagaan dan Sinergitas Menuju Gerbang Emas (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera)”.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong, Sekretaris Daerah Abraham Kateyau, Ketua TP PKK Mimika Susana Suzy Herawati Rettob, serta Wakil Ketua TP PKK Mimika Perina Kula Kemong.

Ketua TP PKK Mimika, Susana Suzy Herawati Rettob, mengatakan berbagai program PKK, baik yang dilaksanakan secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan organisasi perangkat daerah dan lembaga lain, telah berjalan selama kurang lebih satu tahun.

Namun, menurut dia, seluruh program tersebut tetap perlu dievaluasi secara menyeluruh agar kegiatan PKK pada masa mendatang dapat disusun secara lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.

“Ini harus kita lakukan. Ini adalah amanah. Kita adalah mitra pemerintah, jadi harus kita jalankan,” kata Suzy.

Di bidang pendidikan, TP PKK Mimika turut menyuarakan program wajib belajar 13 tahun hingga ke tingkat distrik. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui PAUD Kasih Amoro yang menjadi sekolah binaan TP PKK Mimika.

“PAUD Kasih Amoro adalah binaan TP PKK,” ujar Suzy.

TP PKK juga menyediakan makanan tambahan berbahan pangan lokal bagi anak didik. Selain itu, organisasi tersebut membantu penyediaan alat peraga untuk mengenalkan huruf dan angka, baik di wilayah perkotaan maupun distrik pesisir.

“Sekarang kami sudah mulai memberikan makanan lokal,” kata dia.

Suzy menjelaskan di bidang kesehatan, TP PKK Mimika menjalankan kegiatan posyandu, pemeriksaan ibu hamil melalui kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta pemberian makanan tambahan bergizi bagi bayi, balita, dan ibu hamil.

PKK juga memberikan pelatihan kompetensi kepada 25 kader PKK tingkat kabupaten dan distrik melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Mimika.

Suzy mengatakan pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Posyandu Khasanah yang didirikan dan dibina oleh kader PKK.

“Khasanah berarti Kasih Sayang Anak,” ujar Suzy.

Dalam bidang pertanian, TP PKK Mimika bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan untuk menjalankan program satu rumah satu pohon. Program tersebut telah dimulai di Distrik Mimika Barat Jauh melalui penanaman pohon kelor dan tanaman lainnya.

PKK juga mendorong pemanfaatan halaman rumah dengan menggalakkan penanaman cabai atau rica.

“Menanam rica merupakan program nasional, sedangkan penanaman pohon kelor merupakan program PKK Pemerintah Provinsi Papua Tengah,” kata Suzy.

Di bidang keterampilan, TP PKK Mimika bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Mimika untuk memberikan pelatihan kepada para mama. Pelatihan itu mencakup pembuatan kue, kerajinan anyaman, dan berbagai keterampilan lainnya.

Suzy mengatakan pemerintah memiliki kewajiban untuk terus mendorong gerakan PKK agar berkembang dan mampu menjalankan tugas pokok dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga serta masyarakat.

Melalui Raker I tersebut, ia berharap kegiatan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi forum untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat peran PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

“Tujuannya adalah mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Suzy.

Sebelumnya, TP PKK Mimika juga menggelar lomba paduan suara dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam kegiatan itu, peserta membawakan lagu Eme Neme Yauware dan Mimika Rumah Kita.

Menurut Suzy, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap organisasi sekaligus memperkuat rasa cinta kepada bangsa dan negara.

Ketua Panitia Raker, Sara Lisa, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menyelaraskan program PKK dengan kebijakan prioritas serta visi dan misi Pemerintah Kabupaten Mimika. Raker juga menjadi forum untuk menyesuaikan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dengan program Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan pemerintah pusat.

“Selain merumuskan program kerja satu tahun ke depan, Raker ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah berjalan,” kata Sara dalam laporannya.

Sebanyak 190 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 67 pengurus TP PKK Kabupaten Mimika dan 123 pengurus TP PKK dari 18 distrik.

Dalam kegiatan itu hadir pula Staf Ahli TP PKK Provinsi Papua Tengah Martina Eha, para kepala distrik se-Kabupaten Mimika, ketua organisasi perempuan dan organisasi profesi, pengurus TP PKK Kabupaten Mimika dan distrik, serta perwakilan PT Freeport Indonesia.

Sejumlah narasumber turut memberikan materi, antara lain Dr. Leonard Pardede, Staf Ahli TP PKK Provinsi Papua Tengah Martina Eha, Kepala Dinas Pendidikan Mimika Antonius Welerubun, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Mimika Abdul Haris Sudharmono, serta pendamping psikologi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Mimika, Aryanti Christin P. Yoku. (nls)

Berita Terkait

Top