Setahun TP PKK Mimika Dipimpin Ny. Suzy Rettob, Ketua Distrik Diminta Tangani Persoalan Keluarga
TIMIKA, KONTENMIMIKA.com — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika memperingati satu tahun masa pelayanan di bawah kepemimpinan Susana Susy Herawaty Rettob. Peringatan digelar di Gedung Tongkonan, Timika, Senin, 20 April 2026.
Selama satu tahun, TP PKK Mimika menjalankan sejumlah program yang menyasar distrik dan kampung, mulai dari pendataan pendidikan anak usia dini, penyaluran bibit sayuran dan benih ikan, pendataan rumah layak huni, hingga pembentukan Posyandu KASANA.
TP PKK juga membina PAUD Kasih AMURO yang menampung anak-anak dari suku Amungme, Kamoro, dan warga Lahir Besar Timika atau Labeti. Selain itu, organisasi tersebut membentuk Koperasi Merah Putih AMURO serta melakukan kunjungan ke sejumlah distrik untuk melihat langsung kondisi masyarakat.
Dalam peringatan itu, Susy Rettob didampingi Wakil Ketua TP PKK Mimika Periana Kemong melantik 18 Ketua TP PKK tingkat distrik berdasarkan Surat Keputusan Nomor 01/Kep/PKK.Kab/IV/2026.
Susy mengatakan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan usia dini, serta anak tidak sekolah menjadi tantangan yang perlu ditangani bersama.
“Saya mohon bantuan kepada 18 Ketua TP PKK distrik yang baru dilantik untuk melihat persoalan kesejahteraan keluarga di masing-masing distrik. Saya harap juga dapat membentuk Dasa Wisma di kampung-kampung,” kata Susy.
Ia meminta setiap ketua PKK distrik menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing.
“Buatlah program kerja yang bisa dilaksanakan. Yang penting bisa bekerja sesuai situasi dan kondisi di distrik masing-masing,” ujarnya.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan PKK merupakan organisasi yang memiliki jangkauan hingga ke tingkat keluarga sehingga berperan penting membantu pemerintah.
“Saya harap PKK menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, baik dalam aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, moral, maupun lingkungan hidup,” kata Johannes.
Ia berharap satu tahun perjalanan TP PKK Mimika menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan dari kampung ke kota. (trm)






