Wabup Mimika Minta OPD Segera Tunjuk Pengelola Kegiatan 2026 dan Susun Program 2027
Dorong inovasi program berbasis Pembangunan dari Kampung ke Kota.
TIMIKA, KONTENMIMIKA.com — Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika segera menunjuk pengelola kegiatan tahun anggaran 2026 serta mulai menyusun program kerja 2027.
Permintaan itu disampaikan Wabup Emanuel saat memimpin Apel Gabungan OPD di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, SP3, Distrik Kuala Kencana, Senin 13 April 2026.
Dalam arahannya, Emanuel menekankan pentingnya keseriusan aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ia mengatakan, penunjukan pengelola kegiatan 2026 perlu segera dilakukan agar pelaksanaan program berjalan lancar. Meski proses penunjukan resmi belum rampung, calon pengelola diminta tetap bekerja sesuai aturan dan prosedur di masing-masing OPD.
“Belanja kegiatan harus mengikuti perencanaan dan persyaratan teknis. Segera diproses sesuai mekanisme yang berlaku, terutama untuk pengadaan barang dan jasa,” katanya.
Menurut dia, pengelolaan yang tertib dan sesuai aturan akan mendukung kelancaran seluruh kegiatan di setiap OPD.
Selain itu, Wabup EK juga meminta jajarannya mulai menyusun program kerja tahun 2027 dengan pendekatan “Membangun dari Kampung Ke kota”, yang menjadi ruah kepemimpinan JOEL, Bupati Johannes Rettob dan Wakil Emanuel Kemong.
Progran ini juga sebagaimana hasil pembahasan bersama di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam Musrenbang RKPD.
Ia mengingatkan agar penyusunan program tidak lagi sekadar mengulang kegiatan yang sama setiap tahun.
“Kita tidak boleh hanya copy paste program. Harus ada inovasi, menyesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan saat ini,” ujarnya.
Emanuel juga menyinggung peran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) untuk segera menyiapkan program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 agar dapat segera ditindaklanjuti.
Di akhir arahannya, ia meminta pejabat lama maupun pejabat baru untuk memberi perhatian serius terhadap hal tersebut.
“Semua ini harus menjadi perhatian bersama, baik pejabat lama maupun yang baru,” kata Emanuel. (lsb)






