Gelombang Perairan Timika Capai 2,5 Meter, BMKG Imbau Warga Nelayan Waspada


Aktifitas laut beresiko, cuaca hujan disertai angin kencang diprediksi hingga awal April

Timika, KontenMimika.com – Gelombang di perairan Timika diperkirakan mencapai 2,5 meter seiring cuaca yang masih didominasi hujan dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi ini berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi perahu kecil seperti speedboat di wilayah pesisir selatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Mimika, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan dan pengguna transportasi laut lainnya, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari risiko kecelakaan.

“Masyarakat yang beraktivitas di laut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, diimbau untuk lebih berhati-hati dan memastikan kondisi cuaca sebelum melaut,,” kata Steven, Forecaster BMKG Mimika.

Namun dari sisi penerbangan, kondisi ini dinilai belum berdampak signifikan karena hujan lebih sering terjadi di luar jam aktivitas utama.

BMKG memprakirakan cuaca di Timika hingga awal April 2026 masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Hujan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari dan kerap disertai petir.

Forecaster Steven menjelaskan, kondisi ini merupakan bagian dari masa transisi musim, yakni peralihan dari angin baratan ke angin timuran.

Suhu panas pada pagi hingga siang hari memicu penguapan tinggi yang membentuk awan konvektif, sehingga meningkatkan potensi hujan lebat pada sore hari.

“Periode Maret sampai Mei memang fase peralihan musim, sehingga pola cuaca cenderung tidak stabil dan relatif sama dalam beberapa hari ke depan,” paparnya.

Adapun suhu udara di Timika berkisar antara 24 derajat Celsius pada malam hari hingga sekitar 34 derajat Celsius pada siang hari. (trm)

Berita Terkait

Top