Seleksi Terbuka Lelang Jabatan Masuk Tahap Akhir, Bupati JR Tekankan Nilai Integritas
Timika, KontenMimika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar tahap akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Mimika, yaitu Tahapan Penulisan Makalah, Presentasi dan Wawancara.
Proses Lelang 12 Jabatan Strategis ini digelar di Horison Ultima, Jalan Hasanuddin, Mimika, Papua Tengah, Senin 30 September 2025.
Bupati Mimika Johannes Rettob pada sambutannya mengatakan, tahap ini rencananya akan dilakukan selama dua hari yaitu penulisan makalah di hari pertama dan wawancara di hari kedua.
Namun karena adanya permintaan dari Panitia Seleksi (Pansel) yang harus menyesuaikan jadwal lainnya maka pelaksanaan dilakukan selama satu hari.
“Tidak boleh lewat dari hari ini. Harus hari ini semua selesai, kalau tidak, kita harus minta orang baru lagi. Lama sekali,” ujarnya.

Kata Bupati, ada 3 alternatif sistem yang direkomendasikan untuk pelaksanaan seleksi ini yaitu sistem gugur, diumumkan, dan seluruh peserta diberikan kesempatan untuk tetap bisa melanjutkan.
“Kami pilih yang ketiga. Kita lanjut semua untuk bisa kita pilih yang terbaik menjadi kepala-kepala pejabat tinggi pratama ,” jelasnya.
Bupati berharap peserta dapat menjalankan pelaksanaan tes ini dengan tenang dan tidak gugup. Karena tim Pansel yang memberikan penilaian seleksi ini merupakan tim yang sudah berpengalaman dan memiliki dedikasi yang tinggi.
“Bapak Ibu akan dinilai sesuai dengan kapasitas, kemampuan, dan integritas,” jelasnya.
Ada satu poin penting yang harus dimiliki oleh seorang pejabat PNS dalam tes ini yaitu integritas. Karena PNS di lingkup Pemkab Mimika diketahui Bupati banyak yang terjun dalam politik praktis.
Hal ini dinilai berbahaya, karena PNS harus menjamin netral, profesional, dan menjalankan pelayanan publik yang adil. Larangan ini diatur dalam undang-undang dan peraturan yang berlaku di Indonesia.
“Kenapa banyak yang bahaya? Karena dalam integritas itu bicara tentang PNS tidak boleh berpolitik. Jadi hati-hati, jangan berpolitik kalau jadi PNS,” tandasnya. (Admin)






