Distabun Mimika Targetkan Cetak Sawah 1.000 Hektar Tahun 2026 Ini


Kolaborasi dengan TNI-Polri, pengembangan padi dan jagung didorong untuk perkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mimika

Timika, KontenMimika.com – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distabun) Kabupaten Mimika menargetkan pembukaan lahan pertanian seluas 1.000 hektar pada tahun 2026.

Program ini difokuskan di wilayah SP 6, SP 7, dan Mapurujaya sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Distabun Mimika, Alice Irene Wanma, mengatakan program tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat dan Polri. Selain fokus pada penanaman padi, pengembangan jagung juga menjadi prioritas utama.

“Kami akan kolaborasi program dengan TNI AD dan Polri. Mereka akan menanam jagung selain padi. Tahun lalu kami sudah menanam lebih dari 300 hektar dan hasilnya cukup baik. Tahun ini ditargetkan 1.000 hektar,” ujarnya saat ditemui di Timika, Jumat 27 Maret 2026.

Menurut Alice, pengembangan komoditas jagung memiliki nilai strategis karena menjadi bahan baku utama pakan ternak. Selama ini, peternak masih mengandalkan sumber pakan dari sisa-sisa yang tidak optimal.

Ia menjelaskan, komposisi pakan ternak ideal terdiri dari jagung sekitar 50 persen, tepung ikan 30 persen, dan dedak 15 persen. Jika bahan tersebut tersedia dari hasil pertanian lokal, maka kebutuhan pakan dapat dipenuhi secara mandiri.

“Kalau bahan-bahan itu tersedia, kita bisa memproduksi pakan ternak sendiri tanpa bergantung dari luar,” jelasnya.

Distabun Mimika juga membuka peluang bagi investor untuk masuk dan mengembangkan sektor pertanian, khususnya jagung. Dengan dukungan tersebut, diharapkan petani lokal dapat lebih aktif dan produktif dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak di daerah.

“Kalau ada investor yang masuk, kami siap menggerakkan petani untuk menanam jagung. Pemerintah pusat juga mendorong hal ini karena kebutuhan bahan baku sangat besar,” pungkasnya. (lsb)

Berita Terkait

Top