BRIDA Mimika dan Unisba Bahas Lokasi Stockpile Tailing PTFI
TIMIKA, KONTENMIMIKA.com — Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Mimika bersama Universitas Islam Bandung menggelar rapat review masterplan pengelolaan dan pemanfaatan tailing PT Freeport Indonesia di ruang rapat Mal Pelayanan Publik (MPP), Timika, Kamis, 21 Mei 2026.
Rapat tersebut bertujuan menyusun dokumen review masterplan pemanfaatan tailing yang komprehensif dan implementatif sebagai dasar operasional perusahaan daerah serta penyusunan kebijakan pemerintah daerah.
Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah Mimika, Darius Sabon Rain, mengatakan pembahasan utama dalam rapat adalah penentuan lokasi stockpile atau tempat penampungan material tailing.
“Pembahasan tadi sudah mengerucut ke satu titik stockpile tailing di wilayah D1 yang masih berada di area PT Freeport Indonesia,” kata Darius.
Menurut dia, lokasi tersebut selanjutnya akan dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), aspek teknis, lingkungan, dan kelayakan ekonomi.
Darius mengatakan hasil rapat akan kembali dibahas bersama pihak PT Freeport Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026.
“Mudah-mudahan PT Freeport bisa menerima itu karena masih berada di lingkungannya. Ini untuk rencana jangka pendek,” ujarnya.
Untuk jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Mimika juga mulai membahas rencana hilirisasi tailing, termasuk penentuan lokasi pabrik pengolahan dan kawasan penampungan material tailing.
Menurut Darius, perusahaan daerah mengusulkan konsep kawasan industri ringan atau Light Industrial Park (LIP) seperti yang dimiliki PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana.
Selain penentuan lokasi stockpile, rapat juga membahas penyusunan regulasi daerah sebagai payung hukum pengelolaan tailing.
“Sekarang yang sementara berjalan di bagian hukum adalah penyusunan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia,” kata Darius. (nls)






