APDESI Minta Honor Kepala Kampung di Mimika Dibayar Setiap Bulan
Timika – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mimika, Norman Ditubun, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika membayarkan honor kepala kampung beserta perangkat kampung secara rutin setiap bulan tanpa harus menunggu laporan pertanggungjawaban (LPJ).
Permintaan itu disampaikan Norman sebagai evaluasi terhadap mekanisme pembayaran honor yang selama ini baru dicairkan setelah LPJ diserahkan. Menurut dia, pola tersebut berdampak pada kesejahteraan aparatur kampung dan pelayanan kepada masyarakat.
“Selaku Ketua APDESI, saya memohon kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika agar honor kepala kampung bisa dibayarkan setiap bulan. Jangan sampai harus menunggu LPJ baru uangnya turun,” kata Norman di Mimika, Rabu, 14 Mei 2026.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah menjalankan amanat undang-undang terkait perpanjangan masa jabatan kepala kampung. Namun, menurut dia, perhatian terhadap kesejahteraan aparatur kampung juga perlu menjadi prioritas.
Norman menilai keterlambatan pembayaran honor hingga berbulan-bulan dapat menurunkan semangat kerja perangkat kampung, terutama di wilayah perkotaan yang beban pelayanannya hampir setara dengan kelurahan.
Menurut dia, sistem pembayaran yang rutin setiap bulan akan meningkatkan kedisiplinan dan mendorong aparat kampung lebih aktif dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menyoroti persoalan ekonomi yang dihadapi aparatur kampung akibat keterlambatan pembayaran honor. Banyak perangkat kampung, kata dia, terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sambil menunggu pencairan honor.
“Kalau sampai empat bulan tidak dibayar, mereka bingung mau pinjam ke mana. Begitu honor cair, langsung habis buat menutup utang,” ujarnya.
Norman berharap pemerintah daerah segera meninjau ulang mekanisme pembayaran honor perangkat kampung agar kesejahteraan mereka tetap terjamin dan pelayanan publik di tingkat kampung berjalan maksimal.
Menurut dia, pemerintah kampung merupakan garda terdepan dalam menjalankan visi dan misi pembangunan daerah sehingga dukungan terhadap kesejahteraan aparatur kampung menjadi hal penting. (lsb)






