300 Personel Polisi Amankan Demo di DPRK Mimika
Aparat siaga di empat titik, polisi tekankan pendekatan humanis, Kapolres: belum terbit STTP namun pengamanan tetap dilakukan.
TIMIKA – Ratusan personel gabungan TNI–Polri menggelar apel pengamanan aksi demonstrasi di halaman Kantor DPRK Mimika, Jalan Cenderawasih, Selasa, 7 April 2026. Sebanyak 300 personel disiagakan untuk mengawal jalannya unjuk rasa.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan pengamanan melibatkan unsur Polres, Polsek, Yonif 754, Kodim 1710/Mimika, serta Brimob.
“Kami melaksanakan pelayanan pengamanan terkait aksi unjuk rasa dengan tujuan di Kantor DPRK Mimika,” ujarnya usai apel.
Menurut Billyandha, personel telah ditempatkan di empat titik kumpul massa sebelum bergerak menuju lokasi aksi. “Kami sudah plotting di empat titik. Massa rencananya akan long march ke DPRK, dan kami sudah koordinasi dengan pihak dewan untuk penerimaan aspirasi,” katanya.
Ia menambahkan, aparat berharap aksi berlangsung tertib tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif.
Soal pemberitahuan aksi, Billyandha menyebut koordinator lapangan telah menyampaikan rencana demonstrasi, namun belum memenuhi syarat administrasi penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). Meski begitu, polisi tetap melakukan pengamanan.
“Secara aturan, pemberitahuan paling lambat H-3 dan harus dilengkapi jumlah korlap sesuai massa. Persyaratan itu belum terpenuhi, sehingga STTP tidak diterbitkan. Namun pengamanan tetap kami lakukan,” ujarnya.
Dalam apel tersebut, aparat juga memeriksa perlengkapan personel, termasuk senjata dan amunisi. Kapolres mengingatkan anggota agar mengedepankan cara-cara humanis selama bertugas.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, aksi ini berkaitan dengan isu dinamika ketidakpuasan massa atas impelementasi dana Otonomi Khusus Otsus, massa yang mengatasnamakan Front Rakyat Papua Timika. Titik kumpul massa tersebar di Bundaran SP2, kawasan kuburan Kelly Kwalik (Timika Indah), eks Pasar Lama, dan Gereja Bahtera Kwamki Narama. (trm)






