KPU Gelar Bimtek Sirekap bagi KPPS Distrik Kuala Kencana dan Wania, Budi: Jangan Coba-coba Main!
Timika, KontenMimika.com – KPU Kabupaten Mimika kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) bagi para personel Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemilihan Distrik (PPD), Panitia Pemungutan Suara (PPS) Distrik Kuala Kencana dan Wania; Kamoro Jaya dan Inauga. Bimtek digelar di Horison Ultima, Jalan Hassanudin, Jumat 22 November 2024.
Komisioner KPU Mimika Divisi Data dan Informasi, Budiono Muchie, mengatakan pelatihan ini diberikan kepada personel yang bertanggung jawab sebagai pemegang akun Sirekap.
Aplikasi Sirekap lebih dianjurkan ketimbang menggunakan kertas. Hal ini karena kertas saja, akan mudah tercecer sehingga perlu dibackup dengan dokumentasi digital.
“Maka, harapan kami teman-teman yang sudah hadir berkomitmen, untuk mendokumentasikan hasil pencoblosan di TPS. Jadi, tugasnya adalah mendokumentasikan kertas Plano C Hasil,” ujarnya.
Menurutnya, Sirekap menjadi aplikasi yang penting untuk meminimalisir persoalan penghitungan surat suara.
“Maka dari itu, tugas KPPS adalah memastikan penulisan (Plano) C Hasil, dan didokumentasikan, lalu diunggah ke Sirekap,” terangnya.
Ia berharap semua peserta dapat memahami penggunaan aplikasi ini dengan baik, sehingga dapat bekerja sesuai aturan.
Bila ada oknum KPPS yang bercoba bermain curang, maka akan ada konsekuensi hukum yang akan dihadapi.
“Kami berharap semua peserta perlu memahami, dan kita harus memberikan yang terbaik dan kalian (PPD,PPS,KPPS) lahir dari kami (KPU Kabupaten). Kami tentu memberikan perlindungan kepada kalian, dan jangan coba-coba main! Kalau ada yang coba-coba, harus siap menerima resikonya,” tegasnya.
Budi berpesan agar semua penyelenggara Pilkada berjenjang sampai tingkat bawah dapat bekerja dengan seusai aturan sehingga dapat melahirkan pemenang Pilkada Mimika dengan cara yang terhormat.
“Kalau menang dengan cara terhormat, pasti baik. Dan semua masyarakat akan puas. Ini hanya berlangsung lima tahun sekali, sehingga kita ciptakan situasi yang aman dan tertib,” tandasnya. (Admin)






